
MNEWSKALTIM.COM, TANA PASER – Sebanyak 3600 dosis vaksin Covid-19 produksi sinovac telah tiba di UPTD Perbekalan Obat dan Alat Kesehatan Kabupaten Paser yang berada di Puskesmas Desa Senaken Kecamatan Tanah Grogot, Selasa (26/1/2021) siang.
Pengiriman ribuan vaksin yang berasal dari Dinas Kesehatan Kalimantan Timur di Samarinda ini mendapatkan pengawalan ketat dari petugas kepolisian dan diterima langsung Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Paser Amir Faisol.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Paser Amir Faisol mengatakan seluruh paket vaksin tahap pertama ini langsung disimpan dan akan diprioritaskan untuk tenaga kesehatan di Kabupaten Paser.
“Pengiriman vaksin tahap pertama ini akan diperuntukkan bagi tenaga kesehatan. Kemudian baru akan diberikan kepada petugas yang berkaitan dengan pelayanan masyarakat,”
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Paser Amir Faisol, Selasa (26/1/2021)
Direncanakan, lanjut Amir, 3.600 dosis vaksin sinovac ini nantinya akan disuntikkan ke 1.800 tenaga kesehatan yang telah terdata dan dilakukan secara bertahap dengan jeda sekitar 14 hari.
“Bahwa pemberian dosis vaksin kepada nakes dilakukan dua kali. Satu dosis di penyuntikan awal dan 14 hari satu dosis lagi untuk penyuntikan kedua,” jelasnya.
Baca Juga :
- Ketua Ombudsman RI Diciduk Kejagung, Diduga Terima Rp1,5 Miliar Terkait Kasus PNBP
- Bawaslu Paser Gencarkan Edukasi Demokrasi, Perkuat Peran Generasi Muda Mengawal Pemilu 2029
- Ratusan Bibit Anggrek dan Aglaonema Ilegal Digagalkan di Pelabuhan Trisakti, Karantina Kalsel Perketat Pengawasan
- Rakorda Kaltim di Paser: Data Bencana 2025 Jadi Alarm Keras untuk Daerah
- Bawaslu Paser Gandeng Pelajar dan Mahasiswa Kawal Pemilu 2029
Sementara Kepala UPTD Perbekalan Obat dan Alat Kesehatan Kabupaten Paser Yayillatul Rochman menyebut pihaknya telah berkoordinasi dengan Polres Paser untuk pengamanan vaksin tersebut.
“Untuk menjamin keamanan vaksin, akan ada pengamanan ketat selama 24 jam dari kepolisian,” katanya.
Selain itu, pihaknya juga telah menyiapkan petugas untuk memastikan ruangannya selalu pada suhu yang direkomendasikan dan sesuai standar dari Kementerian Kesehatan.
“Petugas dari UPTD akan rutin mengecek suhu tempat penyimpanan karena suhu pendingin harus dijaga yakni selalu berada dikisaran 2 sampai 8 derajat celcius,” ucapnya.
Diinformasikan sebelumnya, Kadinkes Paser menyatakan pihaknya menargetkan 160 ribu jiwa masyarakat Paser akan menerima penyuntikan vaksin sampai April 2022.
Dinkes juga telah menyediakan 27 lokasi penyuntikan ya g terdiri dari Rumah Sakit Panglima Sebaya, 19 Puskesmas, Klinik, dan Kantor Kesehatan Pelabuhan dengan 60 tenaga vaksinator. (rhn)






