
MNEWSKALTIM.COM, TANA PASER – Kepolisian Resor (Polres) Paser mengelar kegiatan Apel Kebangsaan dalam upaya menjaga dan merawat keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) di wilayah Kabupaten Paser, Senin (27/4/2021).
Dalam kegiatan yang berlangsung di Rupatama Mapolres Paser tersebut dihadiri oleh Bupati Paser dr Fahmi Fadli, Ketua DPRD Paser Hendra Wahyudi Dandim 0904 Tanah Grogot Letkol Czi Widya Wijanarko, Kajari Paser M Judhy Ismoro, Kepala PN Tanah Grogot Boedi Haryantho, para tokoh agama, dan tokoh masyarakat.
Kapolres Paser AKBP Eko Susanto dalam amanatnya mengatakan, Kabupaten Paser merupakan bagian penting dari NKRI. Sehingga semua pihak memiliki tanggungjawab untuk merawat keutuhan NKRI.
“Dalam menjaga NKRI, TNI – Polri tidak dapat bekerja sendiri memerlukan dukungan dan kerjasama dari semua pihak guna menjaga situasi tetap aman dan kondusif,”
Kapolres Paser AKBP Eko Susanto
Eko menambahkan, kemajemukan masyarakat adalah sebuah anugerah dalam NKRI. Namun dapat pula menjadi bencana apabila terdapat kelengahan mengantisipasi terhadap hal-hal yang mengancam disintegrasi bangsa.
“Ancaman itu dapat berasal dari penggunaan media sosial yang tidak bijaksana,” ucapnya.
Baca Juga :
- Stok Beras Aman, Bulog Tanjungpinang Pastikan Kebutuhan Pulau Terluar Terpenuhi
- Pemerintah Tahan Kenaikan Harga Tiket Pesawat, Beri Insentif PPN untuk Kelas Ekonomi
- Bangunan Tanpa Izin Jadi Sorotan, Pemkab Paser Perkuat Pengawasan
- Dampak BBM Naik Mulai Terasa, ASN Diminta Lebih Bijak Kelola Pengeluaran
- DPR RI Sahkan RUU PPRT Jadi Undang-Undang, Penantian 22 Tahun Berakhir
Menurutnya, banyak terjadi konflik karena disebabkan ujaran kebencian, hasutan, provokasi, berita bohong atau hoax yang disebarkan pihak-pihak yang tidak bertanggungjawab melalui media sosial.
“Mari kita lebih bijak menggunakan medsos, saring informasi sebelum berkomentar atau menyebarkannya, jangan mudah percaya dengan berita atau konten sebelum mencari tau kebenarannya,” tuturnya.
Selain itu, Kapolres juga mengingatkan agar momentum pandemi ini dapat sebagai ikhtiar bersama dalam mengantisipasi penyebaran Covid-19 yang telah setahun lebih melanda Indonesia.
“Dengan upaya bersama serta dukungan seluruh unsur mematuhi protokol kesehatan. Kita dapat segera keluar dari pandemi dan perekonomian masyarakat dapat kembali pulih,” kata Eko. (rih)






