
MNEWSKALTIM.COM, TANA PASER – Dinas Perhubungan (Dishub) Paser akan menggelar operasi gabungan terkait penertiban kendaraan bermuatan kelapa Sawit.
Hal itu dilakukan pasca insiden terbaliknya dua kendaraan truk bermuatan kelapa sawit di jalan Gajah Mada, Kecamatan Tanah Grogot, Kabupaten Paser, beberapa waktu lalu.
Kepala Dishub Paser Inayatullah mengatakan pihaknya telah melakukan rapat koordinasi bersama instansi terkait membahas tindaklanjut maraknya angkutan sawit yang melintas kedalam kota.
“Kami telah melakukan rapat koordinasi bersama Polres Paser, Kodim 0904 Tanah Grogot dan Satpol PP Paser untuk melakukan operasi gabungan,”
Kepala Dishub Paser Inayatullah
Dia juga menyebut, kegiatan penertiban kendaraan sawit yang melebihi tonase itu akan dilaksanakan sebelum Hari Raya IdulFitri 1442 Hijriah.
“Razia gabungan nantinya tidak hanya disatu titik, namun ada beberapa tempat atau sistem hunting,” ungkapnya.
Baca Juga :
- BPS Paser Terjunkan 264 Petugas untuk Sensus Ekonomi 2026, Jamin Kerahasiaan Data Pelaku Usaha
- Mulai 8 Juni, Polres Paser Gelar Operasi Patuh Mahakam 2026, Penindakan ETLE Jadi Prioritas
- Rutan Tanah Grogot Gelar Razia Blok Hunian Bersama TNI-Polri, Target Utama Bersih
- Bobol Brankas Riza Phone Tanah Grogot, Pria Asal Jone Gasak 34 HP Senilai Rp119 Juta
- Remaja Masjid Agung Nurul Falah Aktif Bantu Pelaksanaan Kurban Iduladha 1447 H
Berdasarkan UU Nomor 22 Tahun 2007 mengenai Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ), truk bermuatan sawit tidak dilarang untuk melintas atau menggunakan jalan umum di wilayah kota.
“Akan tetapi ada persyaratan-persyaratan tertentu yang harus dipenuhi bagi kendaraan yang melintas,” ucapnya.
Inayatullah menyatakan, kegiatan penertiban kendaraan bermuatan sawit sebagai upaya mencegah terjadinya kecelakaan dan menjaga usia jalan. (rih)






