
MNEWSKALTIM.COM, TANA PASER – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Tanah Grogot menyerahkan honor atau premi kepada sembilan keluarga Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP), Senin (19/7/2021).
Penyerahan premi ini diberikan langsung Kepala Rutan Tanah Grogot Doni Handriansyah kepada perwakilan keluarga WBP didampingi Manajer CSR PT Kideco Jaya Agung, Suryanto selaku mitra Rutan Tanah Grogot dalam program pembinaan kemandirian.
Kepala Rutan Tanah Grogot Doni Handriansyah mengatakan pemberian premi ini merupakan apresiasi kepada WBP yang mengikuti bimbingan kegiatan kerja dan mendapatkan hasil penjualan karya mandiri yang telah dibuat.
“Premi ini biasa diberikan kepada WBP setelah bebas sehingga bisa menjadi modal kerja dari skill yang didapat selama pembinaan di Rutan,”
Kepala Rutan Tanah Grogot Doni Handriansyah
Namun di masa pandemi Covid-19 yang belum berakhir, menurut Doni, tentu keluarga WBP sangat membutuhkan premi ini apalagi kepala rumah tangganya masih manjalani masa pembinaan.
“WBP juga menyetujui agar sebagian preminya diberikan kepada keluarga mereka agar dapat dimanfaatkan selama pandemi Covid-19 dan sisanya akan diberikan ketika telah bebas,” ucapnya.
Doni menambahkan, program pembinaan kemandirian terhadap warga binaan dalam Rutan Tanah Grogot meliputi empat bidang yaitu mebeler, perikanan, pertanian, dan tata boga.
Dari 4 bidang ini, penjualan hasil pembinaan kemandirian Rutan akan disetor ke negara Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) dan 10 persen keuntungan akan disisihkan untuk WBP sebagai premi atau honor.
“Alhamdulillah sampai bulan Juni 2021, Rutan Tanah Grogot telah berhasil menyetorkan Rp 9 juta ke negara dari target Rp 18 juta setahun,” terangnya.
Menurut Doni, keberhasilan kegiatan pembinaan kemandirian yang dilakukan warga binaan tentunya tidak lepas dari dukungan pemerintah daerah dan pihak swasta.
“Dalam hal ini seperti dukungan yang selama ini telah diberikan PT. Kideco Jaya Agung dalam membantu sarana dan prasarana sehingga warga binaan bisa menjadi lebih produktif,” tuturnya.
Baca Juga :
- Tak Sekadar Tuan Rumah, Bupati Fahmi Siap Adu Bet Tenis Meja dengan Atlet Mancanegara di Paser ITTC 2026
- PTPN Buka Peluang Lepas 240 Hektare Lahan di Desa Damit, Pemkab Paser Diminta Segera Bentuk Tim
- Tak Hanya Tuan Rumah, Bupati Fahmi Siap Turun Bertanding Lawan Atlet Mancanegara di Paser ITTC 2026
- Paser Bersiap Mendunia! Ratusan Atlet dari 5 Negara Siap Bertarung, Bupati: Jangan Sampai Mereka Kapok Datang ke Sini
- NISN Luar Daerah dan Berkas Tidak Valid Jadi Kendala Utama SPMB SMKN 1 Tanah Grogot, Orang Tua Diminta Bersiap
Dia juga berharap, dukungan kembali dapat diberikan untuk mendorong peningkatan khususnya di sektor perikanan yang terkendala jumlah populasi masih sedikit, dan membeler yang saat ini pemasaran masih dalam batas internal Rutan.
“Kedepan dua sektor ini akan dikembangkan, kami berharap PT. Kideco Jaya Agung bisa memberikan dukungan khusus untuk peningkatkan pembinaan kemandirian di sektor ini,” jelasnya.
Sementara, Manajer CSR PT Kideco Jaya Agung, Suryanto mengapresiasi program pembinaan kemandirian yang dilakukan Rutan Tanah Grogot sehingga berdampak tidak hanya bagi WBP tetapi juga untuk keluarganya.
“Rutan Tanah Grogot tidak hanya memperhatikan WBP dalam rutan saja, tetapi juga kesejahteraan keluarga WBP yang terdampak oleh pandemi Covid-19,” ucapnya.
Suryanto menyebut, pihaknya menyambut baik agar kegiatan tersebut dapat terus berkesinambungan. Apalagi hasil pembinaan dalam Rutan Tanah Grogot tersebut juga mampu menyumbang untuk negara dan mensejahterakan WBP.
“PT Kideco Jaya Agung menyambut baik kerjasama kemitraan dengan Rutan Tanah Grogot. Kami meyakini WBP ketika bebas nanti bisa lebih produktif dan mandiri,” kata Suryanto. (rih)






