
MNEWSKALTIM.COM, TANA PASER – Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Paser, dr I Dewa Made Sudarsana memastikan akan segera melakukan upaya percepatan penanganan Covid-19 dengan menurunkan level Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) dan memperluas capaian Vaksinasi Covid-19.
Hal itu juga sesuai arahan Bupati Paser dr Fahmi Fadli saat pelantikan pejabat eselon II di lingkungan Pemkab Paser beberapa waktu lalu.
Pria yang akrab disapa dr Dewa ini memastikan akan segera berkoordinasi dengan steakholder yang terlibat dalam penanganan Pandemi Covid-19, dan bergerak cepat agar level PPKM di Paser segera turun.
“Kami segera akan berkordinasi dengan Satgas Covid-19, tenaga kesehatan di RSUD, organisasi kesehatan untuk membantu menurunkan level ini,”
Kadinkes Paser, I Dewa Made Sudarsana
Diketahui, Kabupaten Paser saat ini masih berada di zona merah dengan penerapan PPKM Level 4. Untuk itu, Kadinkes juga akan mengejar cakupan vaksinasi di Paser yang dinilai masih cukup rendah dibanding Kabupaten/kota lainnya di Kalimantan Timur.
“Kita akan berusaha semaksimal mungkin mendapatkan vaksin yang cukup, sehingga target-target yang diharapkan bisa tercapai,” ucapnya.
Terkait vaksinasi Covid-19 di Kabupaten Paser juga mulai menargetkan ibu hamil yang kini masih mendapatkan kendala karena banyak yang takut untuk di vaksin. Dewa menyebut Dinkes Paser nantinya akan melibatkan Dokter Spesialis Obstetri dan Ginekologi (Obgyn) atau dokter kandungan.
Baca Juga :
- Bobol Brankas Riza Phone Tanah Grogot, Pria Asal Jone Gasak 34 HP Senilai Rp119 Juta
- Remaja Masjid Agung Nurul Falah Aktif Bantu Pelaksanaan Kurban Iduladha 1447 H
- Refleksi Profesi Menuju Konferkab PWI (Paser 2026-2029)
- 19 Sapi dan 9 Kambing Siap Dikurbankan di Masjid Agung Nurul Falah Paser
- Air Macet dan Keruh Jadi Sorotan, DPRD Paser Desak Perumdam Tirta Kandilo Rombak Kinerja Layanan!
“Kami tentu akan menggandeng dokter spesialis Obgyn, agar ibu hamil tidak takut mengikuti vaksin, jika dokter kandungan yang menyampaikan tentu akan sangat membantu sekali,” jelasnya.
Kendati jumlah dokter spesialis Obgyn sangat terbatas yakni 4 orang dengan cakupan vaksinasi yang cukup luas,Dia memastikan hal itu dapat diatasi.
Dia juga meminta, pada seluruh masyarakat Kabupaten Paser, untuk menjaga kepatuhan dalam menerapkan protokol kesehatan dan mengikuti vaksinasi demi tercapainya Herd Immunity atau Kekebalan Komunal. (rih)






