Beranda / MNews Paser / Kodim 0904/Psr Peringati HUT ke-76 TNI, Momentum Bersinergi Jaga Kondusifitas di Paser

Kodim 0904/Psr Peringati HUT ke-76 TNI, Momentum Bersinergi Jaga Kondusifitas di Paser

Pemotongan tumpeng oleh Dandim Ronald Wahyudi dalam syukuran HUT ke-76 TNI di Makodim 0904/Psr

MNEWSKALTIM.COM, TANA PASER – Komando Distrik Militer (Kodim) 0904/Paser memperingati Hari Ulang Tahun ke-76 Tentara Nasional Indonesia (TNI) dalam upacara secara virtual di Aula Makodim, Selasa (5/10/2021) pagi.

Upacara tersebut turut dihadiri Sekretaris Daerah Paser Katsul Wijaya, Kapolres Paser AKBP Eko Susanto serta jajaran Pejabat Utama Kodim 0904/Paser.

Dandim 0904/Paser Letkol Inf Ronald Wahyudi mengatakan peringatan HUT ke-76 TNI dengan dengan tema “Bersatu, Berjuang, Kita Pasti Menang” sebagai momentum untuk bersinergi.

Dandim menambahkan, TNI dalam hal ini Kodim sesuai dengan amanah tugas yang diberikan sebagai satuan teritorial wajib bertugas menjaga kondusifitas di wilayah.

“Melalui momentum ini kita akan bersinergi dengan pemerintah daerah, kepolisian, dan seluruh elemen untuk bersama-sama menjaga kondusifitas Kabupaten Paser,”

Dandim 0904/Paser Letkol Inf Ronald Wahyudi

Dia juga menuturkan, TNI mempunyai kewajiban untuk membantu pemerintah daerah dalam menjalankan program-program di daerah seperti lingkungan, sosial budaya, keamanan dan kesejahteraan masyarakat.

“Selain memiliki tugas untuk perang, kehadiran Kodim diharapkan bisa membantu menyelesaikan permasalahan yang ada agar kondisi di daerah tetap kondusif,” ucapnya.

Menurutnya, hal ini juga sesuai dengan pesan Presiden Joko Widodo, yang meminta seluruh jajaran di daerah seperti Kodim, Polres dan Pemerintah Daerah untuk selalu bersinergi dan menghilangkan ego sektoral masing-masing.

“Untuk itu Kodim 0904 Paser berkomitmen untuk menjalin kerjasama, dan komunikasi yang baik dengan seluruh stakeholder sehingga apa menjadi kendala atau kesulitan yang dirasakan masyarakat dapat diselesaikan bersama,” ungkapnya.

Baca Juga :

Tantangan kedepan, sambung Ronald, TNI harus sigap dalam menghadapi berbagai spektrum ancaman yang lebih luas termasuk isu melawan berkembangnya paham radikalisme di Indonesia.

“Akan ada upaya pembinaan kepada masyarakat, termasuk juga bagi internal prajurit TNI untuk menghindari diri dari penyebaran paham radikalisme ini,” kata Ronald. (rih)

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *