
MNEWSKALTIM.COM, LONG KALI – Dua desa di Kecamatan Long Kali, Kabupaten Paser, Kalimantan Timur dilanda banjir yang disebabkan meluapnya Sungai Telake karena intensitas curah yang cukup tinggi dan menyusul adanya bibit siklon tropis yang tumbuh di belahan bumi utara.
Kedua desa tersebut yakni Desa Muara Lambakan dan Desa Muara Telake yang mengakibatkan 93 Kepala Keluarga (KK) atau 109 jiwa terdampak banjir, diantaranya 88 KK (97 jiwa )di Desa Muara Lambakan, dan 5 KK (12 jiwa) di Kepala Telake.
Wakil Bupati Paser Syarifah Masitah Assegaf meninjau sekaligus memberikan bantuan sembako kepada warga desa yang terdampak banjir di Muara Lambakan dan Kepala Telake Kecamatan Long Kali, Selasa, (05/10/2021).
Penyerahan bantuan ini dilakukan di Kantor Desa Perkuen, Kecamatan Long Kali mengingat rombongan Wabup tidak bisa menuju lokasi tersebut karena rusaknya jembatan sungai Sangar rusak akibat luapan air banjir.
“Saya hari ini diutus bupati untuk meninjau lokasi beberapa desa yang ada di Kecamatan Long Kali untuk melihat kondisi masyarakat yang terdampak banjir. Namun kami tak bisa mencapai Kepala Telake karena jembatan sungai Sangar putus,”
Wabup Paser Syarifah Masitah Assegaf
Dalam peninjauan ini Wakil Bupati Paser Syarifah Masitah Assegaf memberikan paket sembako yang setiap paket berisi 5 kilogram beras, satu dus indomie, 1 kilogram gula, 1 kotak teh, 1 bungkus kopi dan 1 liter minyak makan.
Sementara, Camat Long kali Rizky Noviar mengatakan banjir yang melanda sejumlah desa di Kecamatan Long Kali sudah terjadi sejak Kamis (30/20/2021).
Banjir ini terjadi pertama kali di daerah Muara Lambakan sekitar pukul 03.00 WITA dini hari dan merendam setinggi setengah hingga satu meter tingg badan orang dewasa.
“Kurang lebih 5 hari lalu banjir mulai melanda Desa Muara Lambakan dan Kepala Telake,” ucapnya.
Baca Juga :
- DPRD Paser Perdalam Raperda Penanggulangan Kemiskinan, Data Terpadu Jadi Perhatian
- DPRD Paser Setujui Perubahan Perda Pajak dan Retribusi, Dorong PAD Lebih Optimal
- DPRD Paser dan BPJS Ketenagakerjaan Bahas Perlindungan Pekerja, Sektor Konstruksi Jadi Perhatian
- DPRD Paser Siapkan Payung Hukum Fasilitasi Pesantren, Pansus II Mulai Serap Masukan
- DPRD Paser Soroti Kabel Menjuntai hingga Fasilitas Rusak di Hutan Kota Tanah Grogot
Rizky menjelaskan, pihaknya telah berkoordinasi dengan sejumlah pihak seperti pemerintah desa setempat dan Puskesmas terdekat.
“Bantuan Wabup ini akan dikelola oleh dapur umum dari pemerintah desa. Sedangkan untuk tim kesehatan akan dibantu dari Puskesmas,” kata Rizky Noviar.
Bantuan serupa juga telah disalurkan Pemkab Paser untuk meringankan warga yang terdampak di dua desa lainnya di Kecamatan Long Kali yakni Desa Muara Pias dan Muara Toyu. (sas)






