
MNEWSKALTIM.COM, JAWA TIMUR – Gunung Semeru mengalami peningkatan aktivitas vulkanik yang ditunjukkan dengan terjadinya guguran awan panas mengarah ke Besuk Kobokan, Desa Sapiturang, Kecamatan Pronojiwo, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, pada Sabtu (4/12/2021)pukul 15.20 WIB.
Catatan yang dihimpun Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), guguran lava pijar teramati dengan jarak luncur kurang lebih 500-800 meter dengan pusat guguran berada kurang lebih 500 meter di bawah kawah.
Baca Juga :
- DPRD Paser Perdalam Raperda Penanggulangan Kemiskinan, Data Terpadu Jadi Perhatian
- DPRD Paser Setujui Perubahan Perda Pajak dan Retribusi, Dorong PAD Lebih Optimal
- DPRD Paser dan BPJS Ketenagakerjaan Bahas Perlindungan Pekerja, Sektor Konstruksi Jadi Perhatian
- DPRD Paser Siapkan Payung Hukum Fasilitasi Pesantren, Pansus II Mulai Serap Masukan
- DPRD Paser Soroti Kabel Menjuntai hingga Fasilitas Rusak di Hutan Kota Tanah Grogot
Sebagai respon cepat dari adanya kejadian guguran awan panas tersebut, anggota BPBD Kabupaten Lumajang bersama tim gabungan lainnya segera menuju lokasi kejadian di sektor Candipuro-Pronojiwo untuk melakukan pemantauan, kaji cepat, pendataan, evakuasi dan tindakan lainnya.
Dari berbagai video yang tersebar di media sosial, beberapa wilayah di sekitar Gunung Semeru mengalami gelap gulita akibat erupsi yang disertai guguran panas dan hujan abu vulkanis yang cukup tebal.
Ketika erupsi terjadi di semeru terjadi hujan abu yang cukup lebat. bahkan sinar matahari tidak dapat menembus lebatnya hujan abu tersebut.
Terlihat juga dari vdeo warga yang menggambarkan evakuasi mandiri oleh masyarakat ketika erupsi semeru terjadi. (*)






