
MNEWSKALTIM.COM, PASER – Pemerintah Desa (Pemdes) Tapis berencana membangun sebuah kawasan untuk menunjang pengembangan ekonomi kreatif bagi warga di wilayah itu.
Kawasan ini memanfaatkan lahan kosong milik pemerintah desa, seluas 35 x 25 meter, di RT 07 yang akan disulap sebagai lokasi wisata kuliner dan pusat pertunjukan seni budaya yang dikelola oleh Bumdes.
“Desa Tapis akan menyediakan wadah bagi 71 pelaku usaha kecil menengah, dengan memanfaatkan anggaran desa dan kerjasama dengan pihak lain,”
Kepala Desa Tapis, Dody Ismanu
Tak hanya menjual kuliner dengan menjajakan berbagai ragam makanan, kata Dody, di kawasan itu juga akan digunakan sebagai tempat seni pertunjukan dengan merangkul pegiat seni budaya di Desa Tapis.
“Untuk menghidupkan suasana wisata kuliner, akan ada seni pertunjukan yang melibatkan paguyuban-paguyuban seni budaya dan sanggar seni,” jelasnya.
Saat ini, lanjutnya, pihaknya telah mengalokasikan anggaran Dana Desa sebesar Rp. 65 juta untuk pengembangan lokasi yang digadang jadi destinasi unggulan.
Baca Juga :
- DPRD Paser Apresiasi Kideco Run 2026, Dorong Budaya Olahraga dan Kebersamaan
- DPRD Paser Perdalam Raperda Penanggulangan Kemiskinan, Data Terpadu Jadi Perhatian
- DPRD Paser Setujui Perubahan Perda Pajak dan Retribusi, Dorong PAD Lebih Optimal
- DPRD Paser dan BPJS Ketenagakerjaan Bahas Perlindungan Pekerja, Sektor Konstruksi Jadi Perhatian
- DPRD Paser Siapkan Payung Hukum Fasilitasi Pesantren, Pansus II Mulai Serap Masukan
“Dari total biaya pengembangan sarana fasilitas penunjang Rp 175 juta, tahun ini desa menganggarkan 65 juta,” ujarnya.
Dia menambahkan, selain menggunakan anggaran desa, pihaknya juga membuka peluang kerjasama dengan berbagai pihak dalam pengembangan kawasan tersebut.
“Ada bantuan berupa 10 unit tenda sarnafil yang merupakan hasil kerjasama Pemdes Tapis dan Bankaltimtara KC Tana Paser,” kata Dody.






