
MNEWSKALTIM.COM, PASER – Pemerintah Desa (Pemdes) Tapis berencana membangun sebuah kawasan untuk menunjang pengembangan ekonomi kreatif bagi warga di wilayah itu.
Kawasan ini memanfaatkan lahan kosong milik pemerintah desa, seluas 35 x 25 meter, di RT 07 yang akan disulap sebagai lokasi wisata kuliner dan pusat pertunjukan seni budaya yang dikelola oleh Bumdes.
“Desa Tapis akan menyediakan wadah bagi 71 pelaku usaha kecil menengah, dengan memanfaatkan anggaran desa dan kerjasama dengan pihak lain,”
Kepala Desa Tapis, Dody Ismanu
Tak hanya menjual kuliner dengan menjajakan berbagai ragam makanan, kata Dody, di kawasan itu juga akan digunakan sebagai tempat seni pertunjukan dengan merangkul pegiat seni budaya di Desa Tapis.
“Untuk menghidupkan suasana wisata kuliner, akan ada seni pertunjukan yang melibatkan paguyuban-paguyuban seni budaya dan sanggar seni,” jelasnya.
Saat ini, lanjutnya, pihaknya telah mengalokasikan anggaran Dana Desa sebesar Rp. 65 juta untuk pengembangan lokasi yang digadang jadi destinasi unggulan.
Baca Juga :
- Mulai 8 Juni, Polres Paser Gelar Operasi Patuh Mahakam 2026, Penindakan ETLE Jadi Prioritas
- Rutan Tanah Grogot Gelar Razia Blok Hunian Bersama TNI-Polri, Target Utama Bersih
- Bobol Brankas Riza Phone Tanah Grogot, Pria Asal Jone Gasak 34 HP Senilai Rp119 Juta
- Remaja Masjid Agung Nurul Falah Aktif Bantu Pelaksanaan Kurban Iduladha 1447 H
- Refleksi Profesi Menuju Konferkab PWI (Paser 2026-2029)
“Dari total biaya pengembangan sarana fasilitas penunjang Rp 175 juta, tahun ini desa menganggarkan 65 juta,” ujarnya.
Dia menambahkan, selain menggunakan anggaran desa, pihaknya juga membuka peluang kerjasama dengan berbagai pihak dalam pengembangan kawasan tersebut.
“Ada bantuan berupa 10 unit tenda sarnafil yang merupakan hasil kerjasama Pemdes Tapis dan Bankaltimtara KC Tana Paser,” kata Dody.






