
MNEWSKALTIM.COM, PASER – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Tanah Grogot menerima bantuan satu unit mobil ambulans untuk peningkatan pelayanan kesehatan warga binaan.
Bantuan mobil ambulans dari PT. Kendilo Coal Indonesia sangat dibutuhkan dalam penanganan medis serius untuk merujuk warga binaan menuju ke Rumah Sakit.
Selain mobil ambulans, Rutan Tanah Grogot juga menerima bantuan menerima bantuan peralatan pertukangan untuk pembinaan kemandirian dibidang meubeler dari PT. Kideco Jaya Agung.
Penyerahan bantuan tersebut yang disampaikan lansung oleh Asisten Manager CSR PT. Kideco Jaya Agung, Isro Ayubbi dan diterima Karutan Tanah Grogot, Doni Handriansyah.

Doni menyampaikan rasa terima kasih atas dukungan berbagai pihak swasta yang turut mendukung langkah peningkatan pelayanan serta pembinaan kemandirian bagi warga binaan.
“Kami berterimakasih sekali atas support pihak swasta, dimana seluruh pelayanan dan pembinaan kemandirian warga binaan di Rutan Tanah Grogot dapat berjalan dengan maksimal,”
Karutan Tanah Grogot, Doni Handriansyah
Menurut Doni, bantuan yang telah diberikan ini sejalan dengan komitmen Rutan dalam meningkatkan pelayanan dan potensi pembinaan kemandirian bagi warga binaan
“Komitmen kami adalah memberikan pelayanan prima dan mewujudkan warga binaan yang mandiri dan berkompeten,” kata Doni.
Baca Juga :
- Tak Sekadar Tuan Rumah, Bupati Fahmi Siap Adu Bet Tenis Meja dengan Atlet Mancanegara di Paser ITTC 2026
- PTPN Buka Peluang Lepas 240 Hektare Lahan di Desa Damit, Pemkab Paser Diminta Segera Bentuk Tim
- Tak Hanya Tuan Rumah, Bupati Fahmi Siap Turun Bertanding Lawan Atlet Mancanegara di Paser ITTC 2026
- Paser Bersiap Mendunia! Ratusan Atlet dari 5 Negara Siap Bertarung, Bupati: Jangan Sampai Mereka Kapok Datang ke Sini
- NISN Luar Daerah dan Berkas Tidak Valid Jadi Kendala Utama SPMB SMKN 1 Tanah Grogot, Orang Tua Diminta Bersiap
Untuk diketahui, Rutan Tanah Grogot telah ikut serta berkontribusi menyetorkan pendapatan negara bukan pajak sebanyak Rp 18 juta dari program pembinaan kemandirian. Dari program itu juga telah menghasilkan premi atau honor sebesar Rp 60 juta bagi warga binaan yang mengikuti pembinaan kemandirian pada 2021. (rh)






