
MNEWSKALTIM.COM, TANA PASER – Dinas Sosial (Dinsos) Paser sedang merampungkan verifikasi data penerima bantuan terdampak pandemi Covid-19 di Kabupaten Paser agar tepat sasaran.
Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Sosial Paser Hairul Saleh usai usai Rapat Koordinasi Gugus Tugas di Ruang Rapat Sadurengas, Senin (13/4/2020).
“Data Kepala Keluarga penerima dampak Covid-19 saat ini masih dalam tahap pengumpulan data dari setiap desa dan kami verifikasi terus agar bisa tepat sasaran,” kata Hairul Saleh.
Dia menambahkan, apabila data telah selesai, baru kemudian akan tentukan jenis bantuan yang akan diberikan kepada masyarakat penerima.
Baca Juga :
- Ketua Ombudsman RI Diciduk Kejagung, Diduga Terima Rp1,5 Miliar Terkait Kasus PNBP
- Bawaslu Paser Gencarkan Edukasi Demokrasi, Perkuat Peran Generasi Muda Mengawal Pemilu 2029
- Ratusan Bibit Anggrek dan Aglaonema Ilegal Digagalkan di Pelabuhan Trisakti, Karantina Kalsel Perketat Pengawasan
- Rakorda Kaltim di Paser: Data Bencana 2025 Jadi Alarm Keras untuk Daerah
- Bawaslu Paser Gandeng Pelajar dan Mahasiswa Kawal Pemilu 2029
“Setelah dirapatkan secara khusus, baru kita tentukan jenisnya, berapa nilai yang akan diberikan, dan seperti apa pola pembagiannya, apakah dalam bentuk uang tunai atau sembako,” ucapnya.
Dia mencatat, sampai saat ini setidaknya ada sekitar 16.444 Kepala Keluarga (KK) yang terdata untuk kasus terdampak Covid-19 dan ada 11.666 KK untuk penerima bantuan masyarakat miskin dari pusat melalui Program Keluarga Harapan (PKH) sebanyak 7.477 KK dan Program bantuan sembako sebanyak 4.189 KK.
Sebelumnya, Pemkab Paser melalui Bappedalitbang mengalokasikan anggaran tambahan untuk jaring pengaman sosial sebesar Rp 25 milliar guna mengatasi perekonomian masyarakat yang terdampak Covid-19.
Rencananya masyarakat yang terdampak tersebut akan mendapatkan bantuan senilai Rp 600.000 per kepala keluarga. (adv/dkisp)






