
MNEWSKALTIM.COM, PASER – Dinas Perkebunan dan Peternakan (Disbunak) Kabupaten Paser menyatakan belum menemukan Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) pada hewan ternak di Kabupaten Paser.
Hal itu berdasarkan hasil investigasi bersama oleh Balai Veteriner Banjarbaru Provinsi Kalimantan Selatan dengan Disbunak Paser beberapa waktu lalu.
Kepala Disbunak Paser Djoko Bawono, melalui Kabid Kesehatan Hewan Kesmavet drh. Al- Habib mengatakan, hasil investigasi ke kantong-kantong ternak tidak ditemukan yang mengidap PMK.
“Dalam kurun waktu 6 bulan terakhir, tidak ditemukan ternak-ternak yang mengidap PMK,”
Kabid Kesehatan Hewan Kesmavet drh. Al- Habib
Meskipun belum ditemukan ternak yang terinfeksi PMK, kata Habib, pihaknya terus mengintensifkan pemeriksaan klinis hewan ternak yang baru masuk Paser.
“Kepala UPTD telah diminta untuk terus melaksanakan pemeriksaan klinis terhadap hewan baru untuk mengantisipasi adanya penyebaran PMK,” jelasnya.
Baca Juga :
- Asap Karhutla Mulai Ganggu Warga, IMM Paser Turun Bagikan Masker
- DPRD Paser Apresiasi Kideco Run 2026, Dorong Budaya Olahraga dan Kebersamaan
- DPRD Paser Perdalam Raperda Penanggulangan Kemiskinan, Data Terpadu Jadi Perhatian
- DPRD Paser Setujui Perubahan Perda Pajak dan Retribusi, Dorong PAD Lebih Optimal
- DPRD Paser dan BPJS Ketenagakerjaan Bahas Perlindungan Pekerja, Sektor Konstruksi Jadi Perhatian
Sebelumnya, Disbunak juga telah berkoordinasi dengan stakeholder terkait untuk mengoptimalkan pengawasan di pintu-pintu masuk wilayah Kabupaten Paser terutama di perbatasan Kalimantan Selatan.
“UPTD Puskeswan di Kecamatan Muara Komam dan Batu Engau dilibatkan dalam pengawasan, termasuk menjalin kerjasama
dengan Pemprov dan kepolisian,” kata Habib. (rh)






