
MNEWSKALTIM.COM, PASER – Bupati Paser dr Fahmi Fadli mengatakan, Porseni PGRI sebagai langkah kebangkitan bersama dalam membangun sumber daya manusia yang berdaya saing dan memiliki nilai tambah.
Hal itu diungkapkan Bupati Paser dalam pembukaan Pekan Olahraga dan Seni (Porseni) Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) tingkat Kabupaten Paser di Arena Seni Dan Budaya simpang 4 Kecamatan Kuaro, Minggu (3/7/2022).
“Untuk meningkatkan daya saing tersebut, kita perlu sehat terlebih dulu. Sehat, baik secara jasmani maupun rohani dengan berolahraga dan berseni,”
Bupati Paser dr Fahmi Fadli dalam sambutannya
Porseni ini, sambung Fahmi, merupakan wujud komitmen kebersamaan, kekeluargaan guna mendukung tercapainya visi PASER MAS (Maju, Adil, Sejahtera) dibawah kepemimpinannya bersama Wabup Syarifah Masitah Assegaf.
“Dengan sumber daya manusia yang berkualitas, sumber daya manusia yang berakhlak mulia dan berdaya saing dengan memberikan edukasi yang baik disetiap perlombaan yang diadakan di Porseni ini,” jelas Fahmi.
Bupati juga mengungkapkan tantangan para pendidik kedepannya akan semakin berat. Dengan demikian, PGRI harus mampu menjadi pemersatu perbedaan dan kebhinekaan dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
“Pembangunan menjadi tugas bersama pemerintah dan PGRI sehingga mampu mewujudkan perdamaian dan kondusifitas di lingkungan,” ungkapnya.
Baca Juga :
- Bidik Emas di Kandang Sendiri! AFI Paser Datangkan Pelatih Liga Profesional untuk Taklukkan Porprov Kaltim 2026
- Tak Sekadar Tuan Rumah, Bupati Fahmi Siap Adu Bet Tenis Meja dengan Atlet Mancanegara di Paser ITTC 2026
- PTPN Buka Peluang Lepas 240 Hektare Lahan di Desa Damit, Pemkab Paser Diminta Segera Bentuk Tim
- Tak Hanya Tuan Rumah, Bupati Fahmi Siap Turun Bertanding Lawan Atlet Mancanegara di Paser ITTC 2026
- Paser Bersiap Mendunia! Ratusan Atlet dari 5 Negara Siap Bertarung, Bupati: Jangan Sampai Mereka Kapok Datang ke Sini
Sementara itu, Ketua PGRI Kabupaten Paser M Yunus menyampaikan, Porseni ini merupakan kegiatan pertama yang berlangsung semenjak terjadinya pandemi Covid-19.
“Karena kondisi sedang pandemi, sehingga kegiatan ini sempat tertunda. Tapi Alhamdulillah tahun ini bisa berjalan, sehingga menjadi motivasi bagi seluruh pendidik dalam mencurahkan keterampilannya dalam olahraga dan seni,” jelasnya.
Ditambahkannya, kegiatan Porseni PGRI ya g berlangsung selama empat hari itu, selain sebagai ajang penyaluran minat dan bakat para guru, juga sebagai wadah penjaringan pemilihan bibit-bibit unggul yang nantinya diikut sertakan mewakili Kabupaten Paser.
“Melalui kegiatan ini, dapat terpilih pula guru-guru perwakilan Paser untuk mengikuti agenda Porseni tingkat Kalimantan Timur yang akan berlangsung di Kabupaten Berau,” kata Yunus. (adv)






