
MNEWSKALTIM.COM, PASER – Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Paser Rofi,i mengingatkan agar mahasiswa bijaksana dalam bermedia sosial.
Hal itu disampaikan Rofi’i ketika mengisi materi pembekalan mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Ibnu Rusyd, di Kampus STIT Desa Tanah Periuk, Kecamatan Tanah Grogot, Sabtu (27/8/2022).
Menurut Rofi’i, seiring perkembangan teknologi, penggunaan akses media sosial sudah tak dapat terbendung lagi, sehingga penggunanya harus menyadari efek yang akan dihadapi.
“Perkembangan media sosial memiliki berbagai implikasi yang perlu diantisipasi oleh para penggunanya,”
Ketua PWI Paser, Rofi’i
Ditambahkan Rofi’i, selama ini media sosial memberikan berbagai kemudahan seperti akses komunikasi informasi, sarana pembelajaran, bisnis dan memperluas jaringan pertemanan.
Baca Juga :
- Tak Sekadar Tuan Rumah, Bupati Fahmi Siap Adu Bet Tenis Meja dengan Atlet Mancanegara di Paser ITTC 2026
- PTPN Buka Peluang Lepas 240 Hektare Lahan di Desa Damit, Pemkab Paser Diminta Segera Bentuk Tim
- Tak Hanya Tuan Rumah, Bupati Fahmi Siap Turun Bertanding Lawan Atlet Mancanegara di Paser ITTC 2026
- Paser Bersiap Mendunia! Ratusan Atlet dari 5 Negara Siap Bertarung, Bupati: Jangan Sampai Mereka Kapok Datang ke Sini
- NISN Luar Daerah dan Berkas Tidak Valid Jadi Kendala Utama SPMB SMKN 1 Tanah Grogot, Orang Tua Diminta Bersiap
Namun kendati demikian, media sosial juga memiliki dampak negatif berupa adanya penyebaran pornografi, isu SARA, serta berita hoax dan disinformasi yang terkadang berujung kegaduhan.
“Pengguna media sosial harus kritis terhadap informasi yang didapatkan di untuk mengkroscek sebelum menyebarkan lagi,” kata wartawan senior itu. (rh)






