
MNEWSKALTIM.COM, PASER – Kontingen Kabupaten Paser tampil sangat dominan dan merebut 14 medali emas dari cabang olahraga (cabor) dayung pada Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) XVI.
Pertandingan lomba dayung digelar dari 17 hingga 19 Oktober yang berlangsung di Dermaga Dishub Desa Senaken, kontingen Paser juga berhasil merebut 1 medali perak dan 1 medali perunggu.
Ketua PODSI Kabupaten Paser Ikhwan Antasari mengatakan kesuksesan tim dayung Kabupaten Paser sebuah pencapaian terbaik yang telah dipersembahkan atlet terbaik daerah.
“Keberhasilan dan kesuksesan tersebut adalah sukses atlet, pelatih dan seluruh pengurus Podsi Kabupaten Paser,”
Ikhwan Antasari
Ikhwan berharap, prestasi yang telah diperoleh bisa menjadi motivasi untuk terus mengasah potensi diri menjadi lebih baik lagi baik dilevel yang lebih tinggi.
“Atlet dayung Paser harus terus rajin berlatih dan mengasah kemampuan diri agar bisa membawa nama Kabupaten Paser hingga ditingkat nasional,” kata Ikhwan.
Sementara, Wakil Bupati Paser Syarifah Masitah Assegaf yang hadir secara langsung menyemangati para atlet mengaku bangga atas prestasi yang telah diraih.
“Prestasi yang diperoleh ini pastinya menjadi suatu kebanggaan bagi pemerintah dan masyarakat Kabupaten Paser,” ucapnya.
Baca Juga :
- Tak Sekadar Tuan Rumah, Bupati Fahmi Siap Adu Bet Tenis Meja dengan Atlet Mancanegara di Paser ITTC 2026
- PTPN Buka Peluang Lepas 240 Hektare Lahan di Desa Damit, Pemkab Paser Diminta Segera Bentuk Tim
- Tak Hanya Tuan Rumah, Bupati Fahmi Siap Turun Bertanding Lawan Atlet Mancanegara di Paser ITTC 2026
- Paser Bersiap Mendunia! Ratusan Atlet dari 5 Negara Siap Bertarung, Bupati: Jangan Sampai Mereka Kapok Datang ke Sini
- NISN Luar Daerah dan Berkas Tidak Valid Jadi Kendala Utama SPMB SMKN 1 Tanah Grogot, Orang Tua Diminta Bersiap
Masitah mengatakan, Pemkab Paser berkomitmen untuk terus memperhatikan para atlet guna pengembangan dan peningkatan prestasi olahraga di Bumi Daya Taka.
“Dengan keberhasilan atlet Paser ini, tentunya menjadi bahan koreksi bagi kami kedepan untuk bisa memperhatikan cabor berpretasi di Kabupaten Paser,” kata Masitah. (rh)







