
MNEWSKALTIM.COM, PASER – Bantuan pangan kepada warga terdampak inflasi seperti balita stunting, masyarakat rentan rawan pangan, dan masyarakat miskin akan disalurkan Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kabupaten Paser.
“DKP Paser telah mengalokasikan anggaran Rp2,5 Miliar untuk bantuan pangan,”
Kepala DKP Paser Taharuddin, Selasa (6/12/2022)
Bantuan akan disalurkan ke 988 balita dan keluarga stunting dengan melibatkan Dinkes Paser dan Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Paser.
“Data penerima bantuan pangan menyesuaikan surat keputusan (SK) Bupati Paser melalui Dinkes,” terangnya.
Warga yang memiliki balita stunting, lanjut Taharuddin, dipenuhi kebutuhan gizinya seperti telur dan selama dua bulan dan tanaman sayuran untuk kebutuhan gizi keluarga sehari-hari.
“Mereka diberi telur dan benih sayuran yang bisa ditanam di pekarangan,” ucapnya.
Baca Juga :
- DPRD Paser Apresiasi Kideco Run 2026, Dorong Budaya Olahraga dan Kebersamaan
- DPRD Paser Perdalam Raperda Penanggulangan Kemiskinan, Data Terpadu Jadi Perhatian
- DPRD Paser Setujui Perubahan Perda Pajak dan Retribusi, Dorong PAD Lebih Optimal
- DPRD Paser dan BPJS Ketenagakerjaan Bahas Perlindungan Pekerja, Sektor Konstruksi Jadi Perhatian
- DPRD Paser Siapkan Payung Hukum Fasilitasi Pesantren, Pansus II Mulai Serap Masukan
Selain itu, bantuan paket pangan juga akan menyasar masyarakat rentan rawan pangan dan warga miskin berdasarkan data yang twlah di tetapkan pemerintah desa.
“Kita rencanakan sebelum tanggal 21Desember 2022 ini bantuan sudah bisa disalurkan,” kata Taharuddin
Adapun pake bantuan sembako yang akan diberikam berupa beras 5000 zak kemasa 5 kilogram, gula 1 ton, minyak goreng 2000 liter, dan bawang merah 500 kg, bawang putih 600 kg dan telur 39000 butir yang disalurkan kepada 500 Kepala Keluarga, 10 desa. (sas)






