
MNEWSKALTIM.COM, PASER – Ratusan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) jabatan fungsional tenaga guru, tenaga medis, dan tenaga teknis Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Paser mengikuti pelantikan dan pengambilan sumpah, Selasa (2/4/2024).
Sebanyak 906 PPPK yag nerupakan formasi tahun 2023 tersebut dilantik secara langsung oleh Bupati Paser, Fahmi Fadli di Gedung Awa Mangkuruku, Tanah Grogot dengan rincian 545 guru, 298 tenaga kesehatan, dan 63 tenanga teknis.
Fahmi Fadli mengatakan pemerintah terus berupaya menuntaskan permasalahan kejelasan status dan kesejahteraan, salah satunya dengan mengikutsertakan honorer seleksi PPPK
“Pengangkatan P3K ini bagian dari upaya pemerintah menyelesaikan permasalahan terkait tenaga honorer sesuai Undang-Undang Nomor 20 tahun 2023 tentang Aparatur Sipil Negara,”
Bupati Paser Fahmi Fadli
Fahmi mengingatkan bahwa ketika telah dilantik maka akan terikat dengan aturan perundangan sebagai ASN, patuhi peraturan yang berlaku dan laksanakan dengan sepenuh hati dan bertanggung jawab sebagai abdi negara.
“Bekerjalah dengan baik. Lakukan konsolidasi, kolaborasi dan konsultasi dengan atasan maupun rekan kerja lain di lingkungan kerja, dalam menjalankan tugas keseharian,” ucapnya.
Baca Juga :
- Ketua Ombudsman RI Diciduk Kejagung, Diduga Terima Rp1,5 Miliar Terkait Kasus PNBP
- Bawaslu Paser Gencarkan Edukasi Demokrasi, Perkuat Peran Generasi Muda Mengawal Pemilu 2029
- Ratusan Bibit Anggrek dan Aglaonema Ilegal Digagalkan di Pelabuhan Trisakti, Karantina Kalsel Perketat Pengawasan
- Rakorda Kaltim di Paser: Data Bencana 2025 Jadi Alarm Keras untuk Daerah
- Bawaslu Paser Gandeng Pelajar dan Mahasiswa Kawal Pemilu 2029
Diapun berpesan agar PPPK ini selalu berinovasi dalam menjalankan tugas sehingga pelaksanaan tugas-tugas yang diberikan bisa lebih cepat, tepat dan efisien. Kerahkan seluruh potensi, kompetensi, bakat dan kemampuan yang dimiliki.
“Tak lupa agar selalu menegakkan disiplin dan tanggung jawab terhadap kinerja. Jangan mudah mengeluh, dan peka terhadap persoalan di masyarakat,” kata Fahmi. (dr)






