MNEWSKALTIM.COM, PASER – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Paser terus berupaya menanamkan kesadaran peduli lingkungan sejak usia dini. Salah satunya melalui kegiatan sosialisasi pengolahan sampah sejak dini yang digelar di Aula TK Negeri 2 Tanah Grogot, Kamis (30/10/2025).
Kegiatan ini diikuti puluhan murid TK dengan semangat dan antusias. Mereka diajak mengenal berbagai jenis sampah serta cara membuang dan memanfaatkannya dengan benar.
Kepala DLH Kabupaten Paser melalui Penyuluh Lingkungan Hidup Ahli Pertama, Eko Yunianto NR, mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan inisiatif DLH untuk memperkenalkan pentingnya pengelolaan sampah kepada anak usia dini.
“Kegiatan ini kita lakukan agar anak-anak sejak dini mengenal apa itu sampah, tahu cara memilah, dan tahu mana yang bisa dimanfaatkan. Harapannya, anak-anak ini nantinya bisa menjadi pengingat bagi orang tua dan lingkungannya tentang pentingnya menjaga kebersihan,” ujar Eko.
Menurutnya, sosialisasi tahap awal masih difokuskan kepada anak-anak taman kanak-kanak (TK). Sebab, kelompok usia ini dinilai memiliki daya tangkap yang cepat dan berpotensi memberi pengaruh positif kepada keluarga dan teman-temannya.
“Anak-anak TK ini lebih cepat menangkap hal baru. Misalnya saat berjalan dengan orang tua, ketika melihat orang tuanya membuang sampah sembarangan, mereka bisa menegur. Itu dampak sederhana tapi sangat berarti,” tambahnya.
Eko juga menyampaikan bahwa kegiatan serupa akan terus dilanjutkan ke sekolah-sekolah lain, sekaligus mendorong munculnya inovasi sederhana di bidang pengelolaan sampah di lingkungan sekolah.
“Kami berharap lahir generasi muda yang memiliki kepedulian terhadap lingkungan dan menjadi agen perubahan bagi kebersihan di rumah, sekolah, maupun masyarakat sekitar,” jelasnya.
Sementara itu, Kepala TK Negeri 2 Tanah Grogot, Tanty Puji Wardyanty, menyambut positif kegiatan yang dilakukan DLH tersebut. Ia menilai edukasi lingkungan ini sangat penting untuk menanamkan kebiasaan baik sejak dini.
“Alhamdulillah, kegiatan ini sangat positif. Anak-anak bisa belajar menjaga kebersihan dan memahami cara membuang sampah sesuai jenisnya. Harapan kami, kegiatan seperti ini bisa terus berlanjut, tidak hanya di sini tapi juga di sekolah-sekolah lain,” kata Tanty.
Tanty menyebut, TK Negeri 2 Tanah Grogot memiliki 56 murid yang seluruhnya dilibatkan dalam kegiatan tersebut. Ia juga menjelaskan bahwa tema pembelajaran bulan ini di sekolah mereka adalah Lingkunganku, yang sejalan dengan program DLH.
“Kami juga mengajarkan anak-anak bagaimana menjaga lingkungan sekolah agar tetap bersih. Ke depan, kami berencana mengajak anak-anak belajar ke lapak tani untuk mengenal edukasi menanam,” ujarnya.






