
MNEWSKALTIM.COM, PASER – Kabupaten Paser kembali menunjukkan kekayaan budayanya melalui Parade Budaya Nusantara yang digelar di arena promosi seni budaya Putri Petung, Selasa (16/12/2025).
Acara ini merupakan bagian dari perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-66 Kabupaten Paser dan berhasil menarik perhatian masyarakat dari penampilan parade 15 kelompok dari berbagai etnis dan komunitas budaya. Parade diawali dari Kantor Bupati Paser dan berakhir di arena Putri Petung atau biasa dikenal arena MTQ.
Parade budaya dibuka oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Paser, Yunus Syam, mewakili Bupati Paser. Dalam sambutannya, Ia menekankan betapa pentingnya kebudayaan dalam kehidupan sehari-hari masyarakat.
“Kebudayaan adalah hasil karya, rasa, dan cipta manusia yang menjadi warisan sosial yang tak ternilai,” ungkapnya.
Yunus Syam juga menambahkan bahwa kebudayaan berperan sebagai jembatan yang menghubungkan manusia dengan lingkungan serta sesama, menciptakan kehidupan yang lebih harmonis dan berperikemanusiaan.
Dengan tema “Parade Nusantara, Bersatu Dalam Keberagaman Budaya Wujudkan Paser Tuntas”, ia berharap acara ini dapat memperkuat rasa kebersamaan di tengah perbedaan latar belakang budaya.
“Kolaborasi dan sinergi antarbudaya adalah kunci dalam mendukung pembangunan daerah kita,” tegasnya. Ia juga mengingatkan bahwa keberagaman budaya di Kabupaten Paser mencerminkan semangat Bhinneka Tunggal Ika, yang menjadikan daerah ini aman dan damai berkat persatuan masyarakat.
Kepala Bidang Kebudayaan Disdikbud Paser, Surpiani, menambahkan bahwa parade ini bertujuan untuk mempromosikan seni dan budaya lokal. “Kegiatan ini tidak hanya memperkuat identitas budaya, tetapi juga menumbuhkan semangat persatuan antar etnis yang hidup berdampingan secara harmonis di Paser,” ujarnya.
Parade Budaya Nusantara ini menampilkan beragam budaya, termasuk adat Paser, Jawa, Bugis, Bali, Banjar, Batak, dan banyak komunitas budaya lainnya.






