
MNEWSKALTIM.COM, PASER – Dinas Perkebunan dan Peternakan (Disbunak) Kabupaten Paser menyatakan belum menemukan Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) pada hewan ternak di Kabupaten Paser.
Hal itu berdasarkan hasil investigasi bersama oleh Balai Veteriner Banjarbaru Provinsi Kalimantan Selatan dengan Disbunak Paser beberapa waktu lalu.
Kepala Disbunak Paser Djoko Bawono, melalui Kabid Kesehatan Hewan Kesmavet drh. Al- Habib mengatakan, hasil investigasi ke kantong-kantong ternak tidak ditemukan yang mengidap PMK.
“Dalam kurun waktu 6 bulan terakhir, tidak ditemukan ternak-ternak yang mengidap PMK,”
Kabid Kesehatan Hewan Kesmavet drh. Al- Habib
Meskipun belum ditemukan ternak yang terinfeksi PMK, kata Habib, pihaknya terus mengintensifkan pemeriksaan klinis hewan ternak yang baru masuk Paser.
“Kepala UPTD telah diminta untuk terus melaksanakan pemeriksaan klinis terhadap hewan baru untuk mengantisipasi adanya penyebaran PMK,” jelasnya.
Baca Juga :
- 19 Sapi dan 9 Kambing Siap Dikurbankan di Masjid Agung Nurul Falah Paser
- Air Macet dan Keruh Jadi Sorotan, DPRD Paser Desak Perumdam Tirta Kandilo Rombak Kinerja Layanan!
- Wephouria Fest 2026 Jadi Panggung 27 Band Lokal, Gaungkan Semangat Anti Narkoba di Paser
- Satu Desa Satu Gerai: Kodim 0904/Paser Genjot Pembangunan KDMP Targetkan Rampung Juni
- Paser Siapkan Gerakan “Mabar” untuk Bangkitkan Semangat Mengaji Pelajar SMP
Sebelumnya, Disbunak juga telah berkoordinasi dengan stakeholder terkait untuk mengoptimalkan pengawasan di pintu-pintu masuk wilayah Kabupaten Paser terutama di perbatasan Kalimantan Selatan.
“UPTD Puskeswan di Kecamatan Muara Komam dan Batu Engau dilibatkan dalam pengawasan, termasuk menjalin kerjasama
dengan Pemprov dan kepolisian,” kata Habib. (rh)






