
MNEWSKALTIM.COM, PASER – Harga kebutuhan bahan dasar untuk memasak seperti bawang merah di Kabupaten Paser terus mengalami kenaikan dalam kurun waktu beberapa minggu terakhir.
Meski kenaikannya tidak signifikan, harga bawang diperkirakan terus melambung hingga menjelang Lebaran Iduladha 1443 Hijriah.
Salah seorang pedagang di Pasar Induk Panyembolum Senaken, Masri mengatakan kenaikan harga bawang merah ini sudah terjadi sejak beberapa minggu terakhir.
“Awalnya harga bawang dikisaran harga Rp 40 ribu/kg, tapi sekarang sudah naik sampai Rp 48 ribu bahkan ada yang jual Rp 50 ribu,”
Pedagang, Masri, Sabtu (11/6/2022)
Dia mengakui, stok bawang merah yang dimilikinya masih mengandalkan pasokan dari luar daerah seperti wilayah Banjarmasin, Kalimantan Selatan.
Walaupun terjadi kenaikan harga di komoditas bawang merah, namun kenaikan tidak terjadi pada bawang putih yang masih tetap di harga Rp 28 ribu per kilogram.
Baca Juga :
- Tak Sekadar Tuan Rumah, Bupati Fahmi Siap Adu Bet Tenis Meja dengan Atlet Mancanegara di Paser ITTC 2026
- PTPN Buka Peluang Lepas 240 Hektare Lahan di Desa Damit, Pemkab Paser Diminta Segera Bentuk Tim
- Tak Hanya Tuan Rumah, Bupati Fahmi Siap Turun Bertanding Lawan Atlet Mancanegara di Paser ITTC 2026
- Paser Bersiap Mendunia! Ratusan Atlet dari 5 Negara Siap Bertarung, Bupati: Jangan Sampai Mereka Kapok Datang ke Sini
- NISN Luar Daerah dan Berkas Tidak Valid Jadi Kendala Utama SPMB SMKN 1 Tanah Grogot, Orang Tua Diminta Bersiap
Konsumenpun mengeluhkan kenaikan harga tersebut. Salah satunya Ririn, seorang ibu rumah tangga yang mengaku tetap membeli bawang merah untuk bumbu memasak dirumah.
“Saya tetap beli, karena untuk kebutuhan masak keluarga dirumah sehari-hari pake bawang merah,” ucapnya.
Dari pantauan MNEWSKALTIM.COM, kenaikan harga juga terjadi untuk cabai rawit yang dijual dengan harga bervariasi mulai Rp 80 ribu hingga Rp 100 ribu per kilogram, dan daging ayam dengan harga menyentuh Rp 55 ribu per ekor. (rh)






