Beranda / Pemkab Paser / Sekda Paser Buka Lokakarya 7 dan Festival Panen Hasil Belajar, Minta Guru Penggerak Lakukan Transformasi Pendidikan

Sekda Paser Buka Lokakarya 7 dan Festival Panen Hasil Belajar, Minta Guru Penggerak Lakukan Transformasi Pendidikan

MNEWSKALTIM.COM, PASER – Sekretaris Daerah (Sekda) Paser, Katsul Wijaya membuka Lokakarya 7 dan Festival Panen Hasil Belajar Program Guru Penggerak Angkatan ke 4 Kabupaten Paser, Minggu (16/10/2022).

Pembukaan yang digelar di Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Paser Kompleks Perkantoran Km 5 dihadiri Kadisdikbud Paser, M Yunus, Kepala Balai Guru Penggerak, Wiwik Setiawati, serta Kepala Sekolah, Pengawas, dan guru.

Perlu diketahui bahwa saat ini Pemerintah Kabupaten Paser, terus menerus berusaha meningkatkan akses masyarakat terhadap layanan pendidikan dasar, termasuk juga meningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) pendidik.

Mewakili Bupati Paser, Sekda Paser, Katsul Wijaya mengatakan, melalui Lokakarya 7 dan Festival Panen Hasil Belajar Program Guru Penggerak ini diharapkan menjadi langkah transformasi pendidikan di Kabupaten Paser.

“Para calon guru penggerak harus mampu meningkatkan kompetensi dan kemampuan sehingga menghasilkan karya dan sumber daya yang berkualitas,”

Sekretaris Daerah (Sekda) Paser, Katsul Wijaya

Kegiatan ini, lanjut Sekda, merupakan penerapan “Merdeka Belajar” yang mampu mendorong tumbuh kembang murid secara holistik, aktif dan proaktif dalam mengimplementasikan pembelajaran.

“Program ini hadir dan didesain untuk mempersiapkan guru-guru terbaik Indonesia agar menjadi pemimpin sekolah yang berfokus pada pembelajaran atau Instructional Leaders,” jelasnya.

Ditambahkan, Pemkab Paser juga mendukung dan mengapresiasi kreatifitas calon guru penggerak yang sejalan dengan perwujudkan visi Kabupaten Paser, yakni Paser MAS (Maju Adil dan Sejahtera).

“Dari kegiatan ini, kita dapat mencetak generasi, baik itu murid, guru, Kepala Sekolah, yang unggul dan berdaya saing sesuai visi Paser MAS,” ucapnya.

Baca Juga :

Sementara, Wiwik Setiawati mengatakan, dalam Program Guru Penggerak sebagai implementasi rangkaian kebijakan yang diluncurkan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) melalui Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (Ditjen GTK).

Dalam program ini, calon guru penggerak dapat melakukan refleksi diri berdasarkan kompetensi guru penggerak serta dapat membuat rencana pengembangan diri berdasarkan kompetensi guru penggerak .

“Sehingga guru pengerak nantinya dapat memberikan rasa nyaman bagi peserta didik ketika berada dilingkungan sekolahnya,” kata Wiwik. (adv)

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *