
MNEWSKALTIM.COM, PASER – Hujan lebat yang mengguyur Kecamatan Long Kali sejak Selasa (14/3/2023) pukul 22.00 wita menyebabkan jalan penghubung antara Desa Muara Lambakan – Perkuwen putus.
Kepala Desa (Kades) Muara Lambakan Firdaus mengatakan jalan yang putus tersebut merupakan satu-satunya jalan utama yang menghubungkan kedua desa.
“Jalan yang longsor satu-satunya jalan utama di lereng bukit dan tidak ada jalan penghubung lainnya,”
Kades Muara Lambakan, Firdaus
Putusnya akses jalan ini, kata Firdaus, membuat warga berpikir cepat untuk mencari solusi. Salah satunya, adalah membuat jembatan darurat menggunakan material kayu.
“Minimal untuk sementara kendaraan roda dua bisa melintas dulu,” terangnya.
Baca Juga :
- Tak Sekadar Tuan Rumah, Bupati Fahmi Siap Adu Bet Tenis Meja dengan Atlet Mancanegara di Paser ITTC 2026
- PTPN Buka Peluang Lepas 240 Hektare Lahan di Desa Damit, Pemkab Paser Diminta Segera Bentuk Tim
- Tak Hanya Tuan Rumah, Bupati Fahmi Siap Turun Bertanding Lawan Atlet Mancanegara di Paser ITTC 2026
- Paser Bersiap Mendunia! Ratusan Atlet dari 5 Negara Siap Bertarung, Bupati: Jangan Sampai Mereka Kapok Datang ke Sini
- NISN Luar Daerah dan Berkas Tidak Valid Jadi Kendala Utama SPMB SMKN 1 Tanah Grogot, Orang Tua Diminta Bersiap
Terpisah, Kepala Pelaksana Harian BPBD Ruslan menyebutkan sudah ada upaya untuk tim gabungan BPBD dan DPUTR untuk penanganan pemulihan jalan darurat.
“Tim sedang membuka akses jalan dengan mengikis tebing secara manual dan kemudian menggunakan alat berat, agar jalan bisa lebih lebar,” ucapnya. (dr)






