
Oleh : Restu Aulia,S.Pd.I
(Pemerhati pendidikan)
Dalam perkembangannya, seorang anak akan memiliki banyak proses penting yang berkaitan erat dengan permasalahan sosial anak. Diantara sekian banyak persoalan sosial itu yakni mengantisipasi sedini mungkin agar anak tidak kecanduan bermain gadget atau game.
Terlebih jaman sekarang sudah menjadi hal yang umum memiliki sebuah telepon genggam, ditambah lagi teknologi semakin berkembang dengan cepat konsekuensi negatif dari game online yang dimainkannya.
Salah satu upaya dalam mengurangi permasalahan sosial ini dengan meningkatkan kemampuan kognitif anak yakni mengarahkan anak dalam kegiatan-kegiatan yang produktif seperti berolahraga.
Baca Juga :
- Ratusan Jamaah Haji Asal Paser Mulai Diberangkatkan, Momen Haru Iringi Pelepasan
- Peringati Hari Bumi, SMPN 5 Tanah Grogot Ajak Siswa Aksi Nyata Jaga Lingkungan
- Stok Beras Aman, Bulog Tanjungpinang Pastikan Kebutuhan Pulau Terluar Terpenuhi
- Pemerintah Tahan Kenaikan Harga Tiket Pesawat, Beri Insentif PPN untuk Kelas Ekonomi
- Bangunan Tanpa Izin Jadi Sorotan, Pemkab Paser Perkuat Pengawasan
Berolahraga sebagai bagian dari permainan akan menjadi kegiatan yang menyenangkan sehingga mampu meningkatkan perubahan pada anak. Dengan berolahraga mental anak akan menjadi kuat, terlebih dalam berolahraga anak sering mengikuti perlombaan. Dari kegiatan itu anak akan terbangun dan terasah jiwa kompetisinya.

Misalnya, anak menggeluti olahraga sepatu roda yang membutuhkam perjuangan, kesungguhan serta konsentrasi penuh agar pencapaian menang dari lawan. Secara emosional pun anak akan lebih fokus dan berani mengambil keputusan untuk mecapai target yang diinginkan.
Disini peran orang tua dibutuhkan menanamkan pentingnya olahraga pada anak untuk pembentukan karakternya. Bentuk dukungan yang bisa diberikan orang tua pada anak-anak dengan diikutsertakan dalam latihan-latihan rutin serta memberikan mereka kesempatan berkompetisi dalam berbagai even yang diselenggarakan.
Dengan terbentuknya mental dan karakter inilah, potensi anak akan berkembang dan anak lebih percaya diri dalam mencetak prestasi. Olahraga tidak hanya berguna untuk kesehatan, namun juga berdampak untuk masa depannya.






