
MNEWSKALTIM.COM, PASER – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Tanah Grogot memasang 16 unit CCTV tambahan dibeberapa titik rawan pada, Rabu (15/11/2023).
Kepala Rutan Tanah Grogot Bayu Muhammad mengatakam penambahan kamera pemantau dalam upaya memperkuat keamanan antisipasi tingkat overcapacity di Rutan Tanah Grogot yang kian meningkat.
“Penambahan kamera pemantau CCTV ini meningkatkan kewaspadaan di seluruh sektor termasuk area blankspot di area hunian warga binaan,”
Kepala Rutan Tanah Grogot Bayu Muhammad
Diketahui Rutan Tanah Grogot sebelumnya hanya memiliki 8 titik CCTV, sehingga dengan penambahan kamera pemantau ini secara otomatis meningkatkan sistem keamanan di area Rutan.
“Kondisi minimnya kamera pengawas sehingga perlu perkuat lagi sebagai bentuk deteksi dini sesuai arahan di Kanwil maupun di pusat,” ungkapnya..
Dijelaskan Bayu, kondisi keamanan Rutan terbagi 4 regu jaga, yang masing-masing terdiri dari 9 orang, Tentunya ini berbanding terbalik dengan jumlah warga binaan yang per 15 November 2023 berjumlah 676 orang.
“Angka tersebut tentunya belum variabel ideal dalam menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang kondusif, yang sewaktu- waktu kemungkinan bisa saja terjadi potensi gangguan Kamtib,” jelasnya.
Baca Juga :
- NISN Luar Daerah dan Berkas Tidak Valid Jadi Kendala Utama SPMB SMKN 1 Tanah Grogot, Orang Tua Diminta Bersiap
- Demi Naik Kelas, 101 Pekebun Sawit Paser Antusias Kuasai Sertifikasi ISPO
- SMSI dan MA Kerja Sama Cetak Mediator Bersertifikat
- BPS Paser Terjunkan 264 Petugas untuk Sensus Ekonomi 2026, Jamin Kerahasiaan Data Pelaku Usaha
- Mulai 8 Juni, Polres Paser Gelar Operasi Patuh Mahakam 2026, Penindakan ETLE Jadi Prioritas
Kepala Kesatuan Pengamanan Rutan Achmad Zaki Al Hasni menjelaskan pihaknya selalu menjalin hubungan baik dengan Aparat Penegak hukum (APH) dan instansi lainnya untuk mengantisipasi gangguan kamtib di Rutan.
“Setelah menambah jumlah titik pantauan, kami juga menambah fasilitas penerangan di tiap tiap-tiap sudut beranggang, tidak kalah penting kita juga terjalin sinergi yang baik dengan APH baik TNI polri maupun instansi terkait, apabila terjadi sesuatu dikemudian hari, kita sudah siap,” kata Zaki. (dr)






