MNEWSKALTIM.COM, PASER – Dentuman mesin motor berpadu dengan gemuruh sorak ribuan penonton mewarnai suasana sirkuit di kawasan GOR Sadurengas Tana Paser akhir pekan ini.
Meski hujan sempat mengguyur , antusiasme warga tak terbendung menyaksikan Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Motoprix Region C 2025 yang digelar Ikatan Motor Indonesia (IMI) Paser, 25–26 Oktober.
Sejak pagi, area sirkuit penuh sesak oleh penonton yang datang dari berbagai penjuru daerah. Payung warna-warni berderet di sekitar sirkuit, namun semangat penonton tetap membara menyaksikan aksi para rider yang melaju kencang di lintasan. Setiap manuver tajam di tikungan disambut dengan sorak sorai, sekeligus menciptakan atmosfer menegangkan.
Ketua IMI Kabupaten Paser, Hendra Wahyudi, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Paser atas terwujudnya sirkuit permanen pertama di bumi Daya Taka.
“Kami menyampaikan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada Pemkab Paser yang telah mewujudkan sirkuit permanen kebanggaan warga Paser,” ujarnya dengan penuh rasa bangga.
Hendra juga berterima kasih kepada seluruh pembalap yang telah berpartisipasi serta masyarakat yang antusias memadati sirkuit. Ia mengungkapkan, IMI Paser telah menyiapkan event yang lebih besar di penghujung tahun yakni road race Bupati Cup Open.
“InsyaAllah pada Desember nanti kami akan menggelar event yang lebih meriah lagi. Kami mengundang seluruh pembalap dari berbagai daerah di Indonesia untuk hadir di sirkuit Paser ini,” tambahnya.

Sementara itu, Sekretaris IMI Paser Zulkifli Kaharuddin menyebut, antusiasme masyarakat benar-benar luar biasa. Ia memperkirakan jumlah penonton selama ajang berlangsung mencapai 10 ribu orang.
“Terima kasih masyarakat Kalimantan Timur, khususnya Paser. Luar biasa antusiasnya. Dampaknya juga sangat positif, hotel, penginapan, dan guest house penuh. Penjual makanan dan minuman ikut bergeliat,” ucapnya.
Meski begitu, Zulkifli tak menampik masih ada kekurangan dalam pelaksanaan ajang besar tersebut.
“Kami mohon maaf bila ada kekurangan. Ke depan kami akan terus berbenah agar penyelenggaraan berikutnya lebih baik lagi,” pungkasnya.






