
MNEWSKALTIM, TANA PASER – Anggota DPRD Kabupaten Paser Abdul Aziz SH mengisi masa resesnya dengan berkeliling untuk menyerap aspirasi masyarakat di daerah pemilihannya.
Reses sebagai agenda rutin tahunan anggota DPRD ini untuk tahun ini dilakukan dengan cara berbeda yakni door to door sekaligus dengan membagikan sembako kepada warga terdampak yang disambangi.
“Karena reses tahun ini berbeda dengan reses sebelumnya, maka kami menyambangi masyarakat tidak mampu memberikan sembako dan edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya mencegah penyebaran virus Corona,”
Abdul Aziz SH, Sabtu (9/5/2020)
Masyarakat kita, lanjutnya, harus mendapatkan edukasi tentang pentingnya mengikuti anjuran pemerintah seperti mencuci tangan setelah beraktivitas, tidak keluar rumah jika tidak terlalu penting dan jika keluar rumah gunakan masker, dan meminta kepada mereka semua agar tidak berkumpul atau sosial distancing.
“Dengan mentaati imbauan pemerintah itu diharapkan kita bisa memutus mata rantai penyebaran Virus Corona ini,” ucapnya.
Politisi dari Partai Golkar ini berharap bantuan saat reses ini dapat membantu perekonomian masyarakat ditengah melawan pandemi Covid-19 ini.
Baca Juga :
- DPR RI Sahkan RUU PPRT Jadi Undang-Undang, Penantian 22 Tahun Berakhir
- Perbaikan Infrastruktur Jalan di Paser Ditargetkan Tuntas Bertahap
- Ketua Ombudsman RI Diciduk Kejagung, Diduga Terima Rp1,5 Miliar Terkait Kasus PNBP
- Bawaslu Paser Gencarkan Edukasi Demokrasi, Perkuat Peran Generasi Muda Mengawal Pemilu 2029
- Ratusan Bibit Anggrek dan Aglaonema Ilegal Digagalkan di Pelabuhan Trisakti, Karantina Kalsel Perketat Pengawasan
“Saya sebagai perwakilan masyarakat dari Dapil III sangat memahami kondisi ekonomi masyarakat sedang menurun, mudah-mudahan dengan bantuan ini bisa sedikit membantu masyarakat dsini,” ujarnya.
Pada kesempatan itu, Azis juga sekaligus menyerap beragam aspirasi dari konstituen yang diwakilinya. Menurutnya, banyak masukan terkait usulan prioritas pembangunan yang sangat diharapkan masyarakat.
“Aspirasi masyarakat akan kita tuangkan dalam pokok pikiran (pokir) sehingga apa yang menjadi prioritas di masyarakat dapat segera terealisasikan,” tuturnya. (*)






