
MNEWSKALTIM, TANA PASER – Anggota DPRD Kabupaten Paser Abdul Aziz SH mengisi masa resesnya dengan berkeliling untuk menyerap aspirasi masyarakat di daerah pemilihannya.
Reses sebagai agenda rutin tahunan anggota DPRD ini untuk tahun ini dilakukan dengan cara berbeda yakni door to door sekaligus dengan membagikan sembako kepada warga terdampak yang disambangi.
“Karena reses tahun ini berbeda dengan reses sebelumnya, maka kami menyambangi masyarakat tidak mampu memberikan sembako dan edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya mencegah penyebaran virus Corona,”
Abdul Aziz SH, Sabtu (9/5/2020)
Masyarakat kita, lanjutnya, harus mendapatkan edukasi tentang pentingnya mengikuti anjuran pemerintah seperti mencuci tangan setelah beraktivitas, tidak keluar rumah jika tidak terlalu penting dan jika keluar rumah gunakan masker, dan meminta kepada mereka semua agar tidak berkumpul atau sosial distancing.
“Dengan mentaati imbauan pemerintah itu diharapkan kita bisa memutus mata rantai penyebaran Virus Corona ini,” ucapnya.
Politisi dari Partai Golkar ini berharap bantuan saat reses ini dapat membantu perekonomian masyarakat ditengah melawan pandemi Covid-19 ini.
Baca Juga :
- BPS Paser Terjunkan 264 Petugas untuk Sensus Ekonomi 2026, Jamin Kerahasiaan Data Pelaku Usaha
- Mulai 8 Juni, Polres Paser Gelar Operasi Patuh Mahakam 2026, Penindakan ETLE Jadi Prioritas
- Rutan Tanah Grogot Gelar Razia Blok Hunian Bersama TNI-Polri, Target Utama Bersih
- Bobol Brankas Riza Phone Tanah Grogot, Pria Asal Jone Gasak 34 HP Senilai Rp119 Juta
- Remaja Masjid Agung Nurul Falah Aktif Bantu Pelaksanaan Kurban Iduladha 1447 H
“Saya sebagai perwakilan masyarakat dari Dapil III sangat memahami kondisi ekonomi masyarakat sedang menurun, mudah-mudahan dengan bantuan ini bisa sedikit membantu masyarakat dsini,” ujarnya.
Pada kesempatan itu, Azis juga sekaligus menyerap beragam aspirasi dari konstituen yang diwakilinya. Menurutnya, banyak masukan terkait usulan prioritas pembangunan yang sangat diharapkan masyarakat.
“Aspirasi masyarakat akan kita tuangkan dalam pokok pikiran (pokir) sehingga apa yang menjadi prioritas di masyarakat dapat segera terealisasikan,” tuturnya. (*)






