
MNEWSKALTIM.COM, JAKARTA – Pemerintah dalam mendiagnosa pasien positif Covid-19 dilakukan dengan menggunakan pemeriksaan PCR, tetapi baru-baru ini menggunakan metode Tes Cepat Molekular TBC (TCM-TB). Hingga hari ini pemeriksaan spesimen melalui TCM-TB sudah mencapai 719.
“Sudah 173.690 spesimen yang kami periksa, 719 di antaranya menggunakan mesin TCM-TB,”
Jubir Pemerintah untuk Covid-19 dr. Achmad Yurianto pada Konferensi Pers di Gedung BNPB, Jakarta, Kamis (14/5/2020)
Penggunaan mesin TCM-TB diperlukan cartridge Covid-19. Cartridge tersebut telah didistribusikan ke 64 rumah sakit di 30 provinsi yang memiliki akses jauh dari tempat fasilitas pemeriksaan spesimen.
“Kita pilih adalah daerah yang memiliki jarak yang jauh dari fasilitas yang mampu melaksanakan tes PCR, di antaranya Yapen, Nabire, Timika, Mimika, Merauke, dan Nias,” ujarnya
Dari total 173.690 pemeriksaan spesimen didapat penambahan kasus konfirmasi positif sebanyak 568 orang sehingga total 16.006 orang, pasien sembuh bertambah 231 total 3.518, dan pasien meninggal bertambah 15 orang total 1.043.
Baca Juga :
- DPR RI Sahkan RUU PPRT Jadi Undang-Undang, Penantian 22 Tahun Berakhir
- Perbaikan Infrastruktur Jalan di Paser Ditargetkan Tuntas Bertahap
- Ketua Ombudsman RI Diciduk Kejagung, Diduga Terima Rp1,5 Miliar Terkait Kasus PNBP
- Bawaslu Paser Gencarkan Edukasi Demokrasi, Perkuat Peran Generasi Muda Mengawal Pemilu 2029
- Ratusan Bibit Anggrek dan Aglaonema Ilegal Digagalkan di Pelabuhan Trisakti, Karantina Kalsel Perketat Pengawasan
Sudah 382 kabupaten/kota dari 34 provinsi terdampak Covid-19. Orang dalam pemantauan (ODP) mencapai 258.639 dan pasien dalam pengawasan (PDP) mencapai 33.672.
dr. Achmad mengajak masyarakat untuk berkomitmen kuat dalam menjaga diri dari penularan Covid-19.
“Oleh karena itu membudayakan jaga jarak fisik dan memakai masker sangat penting. Mari jaga diri dan patuhi aturan dalam satu sistem yang disebut PSBB,” katanya.






