
MNEWSKALTIM.COM, TANA PASER – Kasus pasien positif virus Corona atau Covid-19 di Kabupaten Paser kembali bertambah satu orang pada Rabu (15/7/2020) sehingga total kasus positif mencapai 55 orang.
Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Paser Amir Faisol mengatakan penambahan satu kasus baru berdasarkan hasil tes swab Rumah Sakit Pertamina Balikpapan (RSPB).
“Dari hasil yang diterima Gugus Tugas, PSR 55 adalah seorang laki-laki berusia 25 tahun yang ber KTP Provinsi Sumatera Barat,”
Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Paser Amir Faisol, Kamis (16/7/2020)
Diketahui pula, PSR 55 adalah Orang Tanpa Gejala (OTG) dan merupakan seorang karyawan dari salah satu perusahaan yang beroperasi di Kecamatan Batu Sopang.
Amir menjelaskan, PSR 55 memiliki riwayat perjalanan dalam rangka menjalani cuti kerja. Sebelum PSR 55 kembali masuk kerja, sesuai SOP perusahaan, seluruh karyawan yang baru tiba dari luar daerah diminta untuk melakukan cek kesehatan yakni pemeriksaan tes swab.
“Sebelum balik ke Batu Sopang, perusahaan mewajibkan karyawannya tes swab. Sehingga PSR 55 menjalani pemeriksaan swab dan tanggal 15 Juli 2020 hasil swabnya dinyatakan terkonfirmasi positif,” terangnya.
Baca Juga :
- Remaja Masjid Agung Nurul Falah Aktif Bantu Pelaksanaan Kurban Iduladha 1447 H
- Refleksi Profesi Menuju Konferkab PWI (Paser 2026-2029)
- 19 Sapi dan 9 Kambing Siap Dikurbankan di Masjid Agung Nurul Falah Paser
- Air Macet dan Keruh Jadi Sorotan, DPRD Paser Desak Perumdam Tirta Kandilo Rombak Kinerja Layanan!
- Wephouria Fest 2026 Jadi Panggung 27 Band Lokal, Gaungkan Semangat Anti Narkoba di Paser
Dia menambahkan, saat ini PSR 55 pun sedang menjalani perawatan di ruang isolasi RS Pertamina Balikpapan dengan kondisi kesehatan yang stabil.
“Ini sekaligus mengklarifikasi rilis provinsi yang menyebut bahwa PSR 55 saat ini di rawat di RS Panglima Sebaya. Saya luruskan bahwa PSR 55 di rawat di RSPB,” ungkapnya.
Berdasarkan data, kata Amir, terlihat tren angka kasus positif Covid-19 di Kabupaten Paser dan dalam skala nasional beberapa pekan terakhir bisa disebut masih belum melandai.
“Jumlah penambahan kasus positif secara nasional, Kaltim dan Paser masih menunjukkan kenaikan yang signifikan,” jelasnya.
Untuk itu, warga Kabupaten Paser pun diminta dapat lebih disiplin dalam menjalankan protokol kesehatan dengan rajin mencuci tangan, menjaga jarak serta menggunakan masker.
“Karena dengan menjalankan protokol kesehatan, bisa menjadi tekad kita agar dapat bersama-sama mencegah penyebaran Covid-19,” pungkasnya. (adv/dkisp)






