
MNEWSKALTIM.COM, TANA PASER – Program vaksinasi Covid-19 tahap pertama yang secara nasional telah resmi dimulai Rabu, (13/1/2021) ternyata tidak dilakukan serentak. Kabupaten Paser sendiri ditargetkan mulai melakukan penyuntikan vaksin Covid-19 pada bulan Februari 2021.
Pasalnya sesuai dengan keputusan Kementrian Kesehatan (Kemenkes), 25.500 dosis vaksin termin 1 yang telah datang di Kaltim hanya diperuntukkan untuk vaksinasi di ibukota provinsi dan kota terdekat dengan ibukota provinsi,
“Sesuai dengan surat dari Kemenkes, vaksinasi bulan Januari 2021 di Kaltim baru dimulai untuk Kota Samarinda dan Kabupaten Kukar,”
Jubir Satgas Covid-19 Paser, Amir Faisol, Kamis (14/1/2021)
Berdasar surat kemenkes itu pula, lanjut Amir, Kabupaten Paser dan 7 kabupaten/kota lainnya dijadwalkan mendapatkan alokasi vaksin Covid-19 tahap pertama termin kedua pada bulan Februari 2021.
“Paser direncanakan mendapatkan jatah vaksin sebanyak 3.520 dosis untuk 1.760 orang dengan masing-masing 2x penyuntikan,” ungkapnya.
Amir menambahkan, sasaran 1.760 vaksinasi tahap pertama itu akan di prioritaskan bagi tenaga kesehatan yang berada di Rumah Sakit, Puskesmas, Klinik dan Kantor Kesehatan Pelabuhan.
“Sementara, vaksin tahap ini hanya untuk tenaga medis di seluruh pelayanan kesehatan di Paser,”
Baca Juga :
- DPRD Paser Apresiasi Kideco Run 2026, Dorong Budaya Olahraga dan Kebersamaan
- DPRD Paser Perdalam Raperda Penanggulangan Kemiskinan, Data Terpadu Jadi Perhatian
- DPRD Paser Setujui Perubahan Perda Pajak dan Retribusi, Dorong PAD Lebih Optimal
- DPRD Paser dan BPJS Ketenagakerjaan Bahas Perlindungan Pekerja, Sektor Konstruksi Jadi Perhatian
- DPRD Paser Siapkan Payung Hukum Fasilitasi Pesantren, Pansus II Mulai Serap Masukan
Dia juga menjelaskan, untuk tahap pertama termin ketiga di rencanakan akan berlangsung sampai bulan maret atau April, dan tahap kedua termin pertama pada bulan Mei mendatang.
“Untuk penyuntikan vaksin bagi pejabat publik dijadwalkan bulan Maret atau April dan penyuntikan untuk masyarakat yang rentan pada Mei 2021,” ucapnya.
Amir yang juga menjabat Kepala Dinas Kesehatan Paser itu menyatakan pihaknya menargetkan 160 ribu jiwa masyarakat Paser akan menerima vaksin sampai April 2022.
“Secara bertahap masyarakat akan menerima SMS blast pemberitahuan. Selanjutnya, mereka diminta untuk melakukan registrasi ulang termasuk skrining awal bagi calon penerima vaksin,” pungkasnya. (drn)






