
MNEWSKALTIM.COM, TANJUNG HARAPAN – Bupati Paser dr.Fahmi Fadli melantik enam anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) di Gedung Serba Guna Kecamatan Tanjung Harapan, Senin (26/07/2021) malam.
Keenam anggota BPD tersedia antara lain lima anggota BPD Tanjung Aru masa jabatan 2021-2027 dan satu anggota Desa Labuangkallo Pengganti Antar Waktu (PAW) sisa masa jabatan 2016-2022.
Baca Juga :
- Tak Sekadar Tuan Rumah, Bupati Fahmi Siap Adu Bet Tenis Meja dengan Atlet Mancanegara di Paser ITTC 2026
- PTPN Buka Peluang Lepas 240 Hektare Lahan di Desa Damit, Pemkab Paser Diminta Segera Bentuk Tim
- Tak Hanya Tuan Rumah, Bupati Fahmi Siap Turun Bertanding Lawan Atlet Mancanegara di Paser ITTC 2026
- Paser Bersiap Mendunia! Ratusan Atlet dari 5 Negara Siap Bertarung, Bupati: Jangan Sampai Mereka Kapok Datang ke Sini
- NISN Luar Daerah dan Berkas Tidak Valid Jadi Kendala Utama SPMB SMKN 1 Tanah Grogot, Orang Tua Diminta Bersiap
Pelantikan disaksikan Wakil Bupati Paser Syarifah Masitah, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kabupaten Paser Romif Erwinadi, sejumlah Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan Muspika Kecamatan Tanjung Harapan.
Bupati Paser dr. Fahmi mengingatkan kepada anggota BPD agar pembangunan di desa selaras dengan program Pemerintah Daerah dalam mewujudkan Kabupaten Paser yang Maju, Adil, dan Sejahtera.
Bupati juga mengatakan, dalam menjalankan fungsi pengawasan pembangunan hendaknya anggota BPD memerhatikan aspirasi masyarakat.
“Dalam pengawasan anggota BPD untuk melakukan komunikasi yang baik dan koordinasikan apabila ada hambatan yang terjadi,”
Bupati Paser dr Fahmi Fadli
Bupati juga mengingatkan BPD serta para Kepala Desa bersinergi dengan seluruh stakeholder untuk turut serta membantu dalam penanganan Covid-19.
“Tingkatan peran aktif semua pihak, termasuk camat, Kapolsek, Posramil dan masyarakat,” ujar Bupati.
Kepala Bidang Pemerintahan desa pad Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Kabupaten Paser Syamsul Rizal mengatakan anggota BPD harus mengikuti pembekalan sebelum melaksanakan tugas.
“Biasanya kami berikan pembekalan, fasilitas dari kecamatan dan narasumber dari PMD,” kata Syamsul. (adv)






