
MNEWSKALTIM.COM, TANA PASER – Pelantikan sekaligus rotasi mutasi para pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Paser dijadwalkan pada bulan September 2021.
Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Paser, Suwito mengatakan untuk pelantikan pejabat eselon II diperkirakan di awal September mendatang.
“Ini merupakan dari hasil kompetensi yang sebelumnya di adakan oleh Pemkab Paser bagi pejabat yang mengikuti pelatihan kepegawaian,”
Kepala BKPSDM Kabupaten Paser, Suwito, Kamis,(12/8/2021)
Prosesi pelantikan, lanjut Suwito tidak dilakukan secara bersamaan. Untuk pelantikan pejabat eselon III dijadwalkan satu minggu setelah pelantikan eselon II dan untuk eselon IV pada minggu berikutnya baru diadakan pelantikan.
“Karena Kabupaten Paser masih dalam kondisi pandemi Covid-19, dan jumlah pejabat yang dilantik cukup banyak, sehingga mengacu protokol kesehatan tidak sekaligus dilantik,” ucapnya.
Suwito menjelaskan, akan ada 26 pejabat yang dilantik pada eselon II. Lalu untuk eselon III ada sebanyak 35 orang sampai 40 orang dan eselon 4 akan ada 40 orang yang akan dilantik.
“Nantinya yang akan terjadi rotasi sebanyak 26 apakah nantinya rotasi itu masih tetap dalam struktur organisasi tersebut atau berpindah, dan sisanya yang belum terisi itu akan dilelang,” jelasnya.
Baca Juga :
- DPRD Paser Perdalam Raperda Penanggulangan Kemiskinan, Data Terpadu Jadi Perhatian
- DPRD Paser Setujui Perubahan Perda Pajak dan Retribusi, Dorong PAD Lebih Optimal
- DPRD Paser dan BPJS Ketenagakerjaan Bahas Perlindungan Pekerja, Sektor Konstruksi Jadi Perhatian
- DPRD Paser Siapkan Payung Hukum Fasilitasi Pesantren, Pansus II Mulai Serap Masukan
- DPRD Paser Soroti Kabel Menjuntai hingga Fasilitas Rusak di Hutan Kota Tanah Grogot
Suwito juga menambahkan, bahwa dalam pelantikan nanti tidak menutup kemungkinan jabatan yang kosong akan diisi terlebih dahulu, dan sisanya yang tidak terisi sama sekali akan melalui lelang jabatan.
“Saat ini ada 6 posisi yang kosong dan tidak menutup kemungkinan kekosongan jabatan ini akan di isi dari hasil uji kompetensi kepegawaian kemarin,” kata Suwito. (adv)






