
MNEWSKALTIM.COM, PASER – Wakil Bupati (Wabup) Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan, H. Muhammad Rusli beserta rombongan berkunjung ke Kabupaten Paser, Jumat, (22/10/2021)
Kunjungan ini dilakukan dalam rangka pengembangan inovasi dalam menerapkan tata kelola dan daya tarik pariwisata di Bumi Bersujud.
Setiba di Bumi Daya Taka itu, rombongan Wakil Bupati Tanah Bumbu disambut langsung oleh Sekretaris Daerah Kabupten Paser, Katsul Wijaya, bersama unsur Forkopimda di ruang kerjanya.
“Kedatangan kita ke Kabupaten Paser adalah berkonsultasi terkait inovasi dalam pengelolaan pariwisata yang ada di Kabupaten Paser,”
Muhammad Rusli
Wabup berharap pengembangan dan pengelolaan pariwisata di Kabupaten Tanah Bumbu akan lebih baik setelah kunjungan seperti ini, sehingga dapat meningkatkan pendapatan daerah melalui sektor pariwisata.
Menurutnya, Kabupaten Tanah Bumbu memiliki cukup banyak potensi objek wisata yang tidak kalah menariknya dengan daerah lain. Hanya saja, lanjutnya, infrastruktur dan pengelolaannya perlu dibenahi sehingga dapat menarik wisatawan lokal maupun luar daerah untuk datang ke Tanah Bumbu.
Dalam kesempatan tersebut, Wakil Bupati Tanah Bumbu Muh Rusli bersama Sekda Kabupaten Paser, Katsul Wijaya, berbincang banyak hal terkait historis kedua daerah ini yang sama-sama terlahir dari pemekaran wilayah Kabupaten Kotabaru Kalsel.
Baca Juga :
- Mulai 8 Juni, Polres Paser Gelar Operasi Patuh Mahakam 2026, Penindakan ETLE Jadi Prioritas
- Rutan Tanah Grogot Gelar Razia Blok Hunian Bersama TNI-Polri, Target Utama Bersih
- Bobol Brankas Riza Phone Tanah Grogot, Pria Asal Jone Gasak 34 HP Senilai Rp119 Juta
- Remaja Masjid Agung Nurul Falah Aktif Bantu Pelaksanaan Kurban Iduladha 1447 H
- Refleksi Profesi Menuju Konferkab PWI (Paser 2026-2029)
Sekda Kabupaten Paser, Katsul Wijaya membeberkan, dulu Kabupaten Paser merupakan bagian dari Kalimantan Selatan dan masuk dalam wilayah Kotabaru.
“Pada tahun 1959, Paser memisahkan diri dari Kotabaru dan bergabung dengan Kalimantan Timur. Wilayahnya, saat ini Paser dan Penajam Paser Utara, yang dulu disebut Balikpapan Seberang,” kata Katsul.
Pada kesempatan itu juga, Sekretaris Daerah Kabupaten Paser mengisahkan mulai dari sejarah terbentuknya masing-masing daerah, kondisi geografis, kependudukan, potensi ekonomi dan objek wisata Gunung Boga yang pekan lalu dikunjungi Gubernur Kaltim, Isran Nor, bersama sejumlah pimpinan perangkat kerja daerah. (*)






