
MNEWSKALTIM.COM, JAWA TIMUR – Gunung Semeru mengalami peningkatan aktivitas vulkanik yang ditunjukkan dengan terjadinya guguran awan panas mengarah ke Besuk Kobokan, Desa Sapiturang, Kecamatan Pronojiwo, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, pada Sabtu (4/12/2021)pukul 15.20 WIB.
Catatan yang dihimpun Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), guguran lava pijar teramati dengan jarak luncur kurang lebih 500-800 meter dengan pusat guguran berada kurang lebih 500 meter di bawah kawah.
Baca Juga :
- Mulai 8 Juni, Polres Paser Gelar Operasi Patuh Mahakam 2026, Penindakan ETLE Jadi Prioritas
- Rutan Tanah Grogot Gelar Razia Blok Hunian Bersama TNI-Polri, Target Utama Bersih
- Bobol Brankas Riza Phone Tanah Grogot, Pria Asal Jone Gasak 34 HP Senilai Rp119 Juta
- Remaja Masjid Agung Nurul Falah Aktif Bantu Pelaksanaan Kurban Iduladha 1447 H
- Refleksi Profesi Menuju Konferkab PWI (Paser 2026-2029)
Sebagai respon cepat dari adanya kejadian guguran awan panas tersebut, anggota BPBD Kabupaten Lumajang bersama tim gabungan lainnya segera menuju lokasi kejadian di sektor Candipuro-Pronojiwo untuk melakukan pemantauan, kaji cepat, pendataan, evakuasi dan tindakan lainnya.
Dari berbagai video yang tersebar di media sosial, beberapa wilayah di sekitar Gunung Semeru mengalami gelap gulita akibat erupsi yang disertai guguran panas dan hujan abu vulkanis yang cukup tebal.
Ketika erupsi terjadi di semeru terjadi hujan abu yang cukup lebat. bahkan sinar matahari tidak dapat menembus lebatnya hujan abu tersebut.
Terlihat juga dari vdeo warga yang menggambarkan evakuasi mandiri oleh masyarakat ketika erupsi semeru terjadi. (*)






