
MNEWSKALTIM.COM, TANA PASER – Bupati Paser Yusriansyah Syarkawi diwakili Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Paser Katsul Wijaya menyerahkan Laporan Keterangan Pertangunggjawaban (LKPj) tahun anggaran 2019.
Penyampaian kepada Ketua DPRD Paser Hendra Wahyudi, unsur pimpinan DPRD dan anggota pada sidang paripurna, di ruang rapat paripurna Balling Seleloi, Senin (23/3/2020).
Turut hadir unsur Forkopimda yakni Kapolres Paser AKBP Murwoto dan Dandim 0904 Tanah Grogot Letkol Czi Widya Wijanarko, serta para Kepala Organisasi Perangkat Daerah.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Paser Katsul Wijaya menerangkan, APBD Paser tahun 2019 mengalami peningkatan mengingat semakin membaiknya harga di sektor pertambangan, mineral dan batu bara serta sektor minyak dan gas bumi.
“Pada tahun 2019, APBD Paser ditetapkan sebesar Rp. 2.3 triliun lebih dan mengalami kenaikan pada APBD-Perubahan sebesar Rp. 424.4 juta.” kata Katsul Wijaya.
Pada tahun 2019, Katsul menambahkan, Pemkab Paser telah melaksanakan program dan kegiatan yang tertuang dalam 4 urusan pembangunan. Yakni urusan wajib pelayanan dasar, urusan wajib bukan pelayanan dasar, urusan pilihan, dan urusan pemerintahan fungsi penunjang, Untuk urusan wajib pelayanan dasar di tahun 2019 telah dialokasikan anggaran sebesar Rp.1,8 trilin lebih, dan terealisasi anggaran sebesar Rp.1,706 triliun lebih atau 92,11 persen.
Sedangkan untuk rusan wajib bukan pelayanan dasar, telah dialokasikan anggaran sebesar Rp. 160,66 miliar lebih, dengan realisasi serapan sebesar 145,45 miliar lebih atau sebesar 90,53 persen,Untuk urusan pilihan telah dianggarkan sebesar Rp.187,52 miliar lebih, dan terealisasi anggaran sebesar Rp.79,24 miliar lebih atau realisasi sebesar Rp.44,21 miliar lebih atau 42,26 persen.
Adapun untuk urusan pemerintahan fungsi penunjang, telah dianggarkan sebesar Rp. 617,16 miliar lebih dengan realisasi anggaran sebesar Rp.573,13 miliar lebih atau realisasi sebesar 92,87 persen.
Penjabaran program pemerintah pada tahun 2019 Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD), lanjut Sekda, memuat 8 program prioritas pembangunan daerah. Diantaranya meliputi program peningkatan infrastruktur, pelayanan pendidikan dan kesehatan, akses masyarakat terhadap hunian yang layak, air bersih, dan akses listrik, dan peningkatan produktivitas perekonomian daerah serta peningkatan kinerja pelayanan publik.
Dengan 8 program prioritas tersebut, Pemkab Paser kata Katsul berharap sudah dapat melaksanakan pembangunan yang mudah-mudahan di akhir pemerintahan dapat tertangani secara paripurna. (adv/dkisp).






