
MNEWSKALTIM.COM, TANA PASER – Wakil Bupati Paser Kaharuddin menghadiri peringatan Hari Donor Darah Sedunia yang dilaksanakan Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Paser di Gedung Awa Mangkuruku, Minggu, (14/6/2020).
Peringatan yang mengusung tema “Darah yang Aman, Selamatkan Jiwa” dikemas dalam kegiatan bakti sosial Donor Darah massal dengan tetap menerapkan protokol kesehatan Covid-19.
Wakil Bupati Paser Kaharuddin saat sambutan menyampaikan apresiasinya kerja keras PMI Kabupaten Paser, beserta seluruh jajaran selama ini untuk melayani masyarakat yang mendonorkan darahnya dengan tetap mengedepankan protokol kesehatan di tengah pandemi Covid-19.
Wabup juga mengatakan, kepedulian masyarakat untuk secara rutin mendonorkan darahnya setiap tiga bulan sekali harus ditingkatkan.
“Menyumbangkan darah kepada yang membutuhkan, adalah hal yang sangat mulia. Setetes darah kita sangat dibutuhkan bagi yang sedang sakit,”
Wakil Bupati Paser Kaharuddin
Pada saat tertentu, lanjut Wabup, seperti dimasa pandemi Covid-19 banyak pasien yang masih membutuhkan darah, tetapi persediaan darah di Kabupaten Pasar sangat terbatas bahkan kekurangan.
“Meskipun batas usia manusia ada di tangan Yang Maha Kuasa, kewajiban kita untuk menyediakan darah bagi sesama tetap harus dilaksanakan, jika ada yang membutuhkan,” ucapnya.
Baca Juga :
- DPRD Paser Perdalam Raperda Penanggulangan Kemiskinan, Data Terpadu Jadi Perhatian
- DPRD Paser Setujui Perubahan Perda Pajak dan Retribusi, Dorong PAD Lebih Optimal
- DPRD Paser dan BPJS Ketenagakerjaan Bahas Perlindungan Pekerja, Sektor Konstruksi Jadi Perhatian
- DPRD Paser Siapkan Payung Hukum Fasilitasi Pesantren, Pansus II Mulai Serap Masukan
- DPRD Paser Soroti Kabel Menjuntai hingga Fasilitas Rusak di Hutan Kota Tanah Grogot
Sementara itu, Ketua PMI Paser Herwati mengatakan ketersediaan stok darah di UDD masih belum dapat mencukupi kebutuhan pasien di Paser.
“Persentase ketersediaan kita baru 0,4℅, untuk PMI Paser akan menggandeng seluruh pihak untuk bisa memenuhi kekurangan kebutuhan kantong darah tersebut,” kata Herwati.
Untuk diketahui, kegiatan yang berlangsung sehari ini menargetkan 100 pendonor yang melibatkan unsur TNI, Polri, relawan dan masyarakat umum. Pada kegiatan itu juga disediakan makan gratis dan snack bagi pendonor yang telah selesai menyumbangkan darahnya. (adv/dkisp)






