
MNEWSKALTIM.COM, KUARO – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Paser Katsul Wijaya melantik Badan Permusyawaratan Desa atau BPD dari lima Desa di Kecamatan Kuaro dengan menerapkan protokol kesehatan, Kamis (2/7/2020).
Adapun kelima desa tersebut yakni Desa Rangan, Sandeley, Kendarom, Lolo, dan Keluang Paser Jaya untuk masa keanggotaan BPD periode 2020 – 2026.
Sekda Paser Katsul Wijaya dalam sambutannya mengatakan dengan pelantikan BPD lima Desa tersebut bisa membawa perubahan positif dengan bekerjasama Kepala Desa di masing-masing Desa.
“Konsep pembangunan berkelanjutan, membutuhkan aspirasi dan pemikiran masyarakat sehingga mampu berdaya saing,”
Sekda Paser Katsul Wijaya
Katsul menambahkan, BPD sebagai bagian dari masyarakat diharapkan mampu menyerap pemikiran di masyarakat agar tatanan konsep pembangunan itu bisa berjalan dengan baik.
“Cita-cita masyarakat dapat diwujudkan tatkala BPD bekerja sesuai dengan tugas dan fungsi yang telah diatur dalam Undang-undang,” ucapnya.
Dia mengingatkan, langkah cepat BPD bersama seluruh unsur di tingkat Desa, Kecamatan, hingga Kabupaten harus segera di realisasikan untuk menunjang pembangunan di Desa.
“Secepatnya BPD segera setelah dilantik untuk berkoordinasi dengan Kades, pihak kecamatan, serta Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa di Kabupaten,” jelasnya.
Baca Juga :
- Remaja Masjid Agung Nurul Falah Aktif Bantu Pelaksanaan Kurban Iduladha 1447 H
- Refleksi Profesi Menuju Konferkab PWI (Paser 2026-2029)
- 19 Sapi dan 9 Kambing Siap Dikurbankan di Masjid Agung Nurul Falah Paser
- Air Macet dan Keruh Jadi Sorotan, DPRD Paser Desak Perumdam Tirta Kandilo Rombak Kinerja Layanan!
- Wephouria Fest 2026 Jadi Panggung 27 Band Lokal, Gaungkan Semangat Anti Narkoba di Paser
Perkembangan teknologi saat ini, kata Katsul, membuat BPD harus segera pula menyesuaikan diri dalam memaksimalkan penggunaannya ke masyarakat.
“Masyarakat sudah melek teknologi dan seluruh aktivitas juga sudah terhubung secara online, dengan ini mau tidak mau BPD pun harus bisa memanfaatkannya,” terangnya.
Tak lupa, Dia juga meminta seluruh BPD bisa menciptakan suasana kondusif sebelum, pada saat dan setelah Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) yang akan dilaksanakan 9 Desember mendatang. (adv/dkisp)






