
MNEWSKALTIM.COM, TANA PASER – Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Paser, Minggu (12/7/2020) kembali mengumumkan penambahan 12 kasus terkonfirmasi positif virus Corona.
Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Paser Amir Faisol mengatakan dengan lonjakan yang ada membuat infografis Paser berubah menjadi oranye dengan total pasien positif Covid-19 mencapai 54 orang.
“Berdasarkan rilis Gugus Tugas Covid-19 Kaltim, kasus terkonfirmasi positif di Paser, Sabtu (11/7/2020) adalah kasus harian tertinggi sejak April 2020,”
Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Paser Amir Faisol, Minggu (12/7/2020)
Amir menjelaskan, penambahan 12 kasus positif tersebut seluruhnya berasal dari Kecamatan Tanah Grogot dengan status Orang Tanpa Gejala atau OTG.
Pasien pertama diberi kode PSR 43 seorang perempuan berusia 53 tahun, PSR 44 seorang perempuan berusia 14 tahun, PSR 45 seorang perempuan berusia 12 tahun, PSR 46 seorang laki-laki berusia 53 tahun.
Lalu PSR 47 seorang perempuan berusia 46 tahun, PSR 48 seorang perempuan berusia 56 tahun, PSR 49 seoranglaki-laki berusia 2 tahun, PSR 50 seorang laki-laki berusia 14 tahun, dan PSR 51 seorang laki-laki berusia 3 tahun.
Baca Juga :
- Ketua Ombudsman RI Diciduk Kejagung, Diduga Terima Rp1,5 Miliar Terkait Kasus PNBP
- Bawaslu Paser Gencarkan Edukasi Demokrasi, Perkuat Peran Generasi Muda Mengawal Pemilu 2029
- Ratusan Bibit Anggrek dan Aglaonema Ilegal Digagalkan di Pelabuhan Trisakti, Karantina Kalsel Perketat Pengawasan
- Rakorda Kaltim di Paser: Data Bencana 2025 Jadi Alarm Keras untuk Daerah
- Bawaslu Paser Gandeng Pelajar dan Mahasiswa Kawal Pemilu 2029
Kemudian PSR 52 seorang perempuan 51 tahun, PSR 53 seorang laki-laki berusia 11 tahun serta PSR 54 seorang perempuan berusia 58 tahun.
“Seluruh kasus positif tersebut saat ini tengah dirawat di Rumah Isolasi Covid-19 eks RSUD Panglima Sebaya,” ucapnya.
Dia berharap, seiring meningkatnya grafik kasus positif,masyarakat dapat lebih disiplin dalam menjalankan protokol kesehatan dengan rajin mencuci tangan, menjaga jarak serta menggunakan masker.
“Karena dengan menjalankan protokol kesehatan, bisa menjadi tekad kita agar dapat bersama-sama mencegah penyebaran Covid-19,” pungkasnya. (adv/dkisp)






