
MNEWSKALTIM.COM, TANA PASER – Sepasang suami istri (pasutri) di Kabupaten Paser dinyatakan terkonfirmasi positif virus Corona. Diduga kedua pasien tersebut terpapar oleh pasien Covid-19 yang merupakan warga Kutai Kartanegara.
Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Paser Amir Faisol mengatakan kedua pasien terkonfirmasi positif Covid-19 setelah menerima kunjungan seorang teman yang berasal dari Kukar pada Juni lalu.
Diketahui warga Kukar tersebut sepulang dari Paser mengikuti pemeriksaan tes swab dan kemudian dinyatakan positif Covid-19.
“Setelah mendapat informasi ada pasien Covid-19 di Kukar yang baru saja dari Paser, Gugus tugas Covid Paser langsung melakukan penelurusan terhadap orang yang dikunjungi di Paser,”
Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Paser Amir Faisol, Jum’at (17/7/2020)
Amir menjelaskan, penambahan dua kasus positif adalah PSR 56 seorang laki-laki berusia 40 tahun dan PSR 57 seorang perempuan berusia 21 tahun berasal dari Kecamatan Batu Sopang.
“PSR 57 merupakan istri dari PSR 56. Keduanya Orang Tanpa Gejala (OTG) yang saat ini telah menjalani perawatan di rumah isolasi eks RSUD Panglima Sebaya,” jelasnya.
Selain itu, Gugus Tugas juga mengumumkan satu pasien Corona Kabupaten Paser yang telah dinyatakan sembuh dari Covid-19.
Baca Juga :
- Rakorda Kaltim di Paser: Data Bencana 2025 Jadi Alarm Keras untuk Daerah
- Bawaslu Paser Gandeng Pelajar dan Mahasiswa Kawal Pemilu 2029
- Paser Percepat Pembangunan Venue Porprov VIII 2026
- Porprov VIII Kaltim Dipastikan Digelar 14–27 November 2026, Paser Pasang Target Juara Umum
- Tinjau Paser, Pangdam Mulawarman Pastikan Situasi Kondusif dan Program TNI Berjalan
“Pasien sembuh ini adalah Psr 38, laki-laki usia 27 tahun dari Batu Sopang, yang sejak 10 Juli 2020 lalu dirawat di Rumah Sakit Pertamina Balikpapan (RSPB),” ucapnya.
Amir juga meminta warga Kabupaten Paser untuk dapat lebih disiplin dalam menjalankan protokol kesehatan dengan rajin mencuci tangan, menjaga jarak serta menggunakan masker.
“Karena dengan menjalankan protokol kesehatan, bisa menjadi tekad kita agar dapat bersama-sama mencegah penyebaran Covid-19,” pungkasnya. (adv/dkisp)






