
MNEWSKALTIM.COM, SAMARINDA – Gubernur Kaltim Isran Noor mengatakan pandemi Covid-19 yang melanda seluruh dunia termasuk Kaltim ini mempengaruhi masyarakat dan berdampak pada seluruh sektor seperti ekonomi, pendidikan dan lainnya.
Hal itu disampaikan Isran dalam video conference yang disiarkan ke 10 kabupaten/kota se-Kaltim pada Jumat (8/1/2021) di Ballroom Hotel Mercure Samarinda.
Dia menambahkan hampir satu tahun Indonesia menghadapi Covid-19 dan hingga hari ini masih terus ada dan belum bisa diputus penyebarannya.
“Sehingga harus ada strategi untuk benar-benar memutus penyebarannya. Mudah-mudahan secepatnya menurun drastis,”
Gubernur Kaltim Isran Noor
Isran juga meminta kepada seluruh masyarakat untuk tetap mematuhi protokol kesehatan yang berlaku seperti menghindari kerumunan, menjaga jarak, memakai masker dan menjaga kebersihan.
“Mari kita songsong tahun 2021 dan hidup optimis. Saya percaya Indonesia bisa pulih kembali, apabila kita bisa bekerja sama dengan baik. Insyaallah apa yang kita niatkan dengan baik akan diwujudkan oleh Allah SWT,” ucapnya.
Baca Juga :
- Bidik Emas di Kandang Sendiri! AFI Paser Datangkan Pelatih Liga Profesional untuk Taklukkan Porprov Kaltim 2026
- Tak Sekadar Tuan Rumah, Bupati Fahmi Siap Adu Bet Tenis Meja dengan Atlet Mancanegara di Paser ITTC 2026
- PTPN Buka Peluang Lepas 240 Hektare Lahan di Desa Damit, Pemkab Paser Diminta Segera Bentuk Tim
- Tak Hanya Tuan Rumah, Bupati Fahmi Siap Turun Bertanding Lawan Atlet Mancanegara di Paser ITTC 2026
- Paser Bersiap Mendunia! Ratusan Atlet dari 5 Negara Siap Bertarung, Bupati: Jangan Sampai Mereka Kapok Datang ke Sini
Dalam sambutannya, Isran juga mengucapkan bela sungkawa kepada seluruh masyarakat Kaltim yang meninggal dunia akibat pandemi Covid-19 dan juga memberikan semangat kepada masyarakat yang sedang berjuang melawan Covid-19.
“Semoga masyarakat yang telah meninggal dunia diberikan tempat layak disisi Allah SWT, keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan dan kekuatan, serta masyarakat yang dirawat segera disembuhkan Tuhan Yang Maha Esa,” pungkasnya. (*)






