
MNEWSKALTIM.COM, TANA PASER– Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Kabupaten Paser akan menjadwalkan pelantikan serentak 52 Kepala Desa (kades) terpilih pada Juni 2021 mendatang.
Hal itu disampaikan Kepala DPMD Paser Hulaimi usai menggelar sosialisasi persiapan pelantikan kepada 52 kades terpilih, di komplek perkantoran DPMD Paser, Selasa (18/05/2021).
Kepala DPMD Paser Hulaimi mengatakan agar bisa menampung 52 kades terpilih tersebut, Pemerintah Daerah akan menentukan tempat pelantikan yang bisa menerapkan protokol kesehatan.
“Yang penting bangunan bisa memuat undangan, karena ini akan dihadiri 52 Kepala Desa beserta istri, Camat, Kapolsek, Ketua Panitia dan Ketua BPD. Harapan kami, bisa mendapatkan tempat pelantikan yang sesuai untuk protokol kesehatan,”
Kepala DPMD Paser Hulaimi
Hulaimi menyebut pihaknya telah berkoordinasi dengan Satgas Penangangan Covid-19, terkait mekanisme pelantikan kades. Berdasarkan hasil koordinasi itu disarankan pelantikan dilakukan dalam beberapa tahapan.
“Belum kita rencanakan itu (pelantikan dalam beberapa tahap). Saran dari gugus tugas Covid-19, pelantikan dilakukan dalam beberapa tahapan atau tidak serentak. Kami pun akan mengikutinya,” ujarnya.
Yang jelas, lanjut Hulaimi, DPDM Paser tidak akan melanggar protokol kesehatan pada pelantikan nanti sehingga tidak memunculkan klaster baru penyebaran Covid-19.
Baca Juga :
- Ratusan Jamaah Haji Asal Paser Mulai Diberangkatkan, Momen Haru Iringi Pelepasan
- Peringati Hari Bumi, SMPN 5 Tanah Grogot Ajak Siswa Aksi Nyata Jaga Lingkungan
- Stok Beras Aman, Bulog Tanjungpinang Pastikan Kebutuhan Pulau Terluar Terpenuhi
- Pemerintah Tahan Kenaikan Harga Tiket Pesawat, Beri Insentif PPN untuk Kelas Ekonomi
- Bangunan Tanpa Izin Jadi Sorotan, Pemkab Paser Perkuat Pengawasan
Dia menerangkan dalam kegiatan sosialisasi itu, ada beberapa hal yang ia sampaikan sampaikn kepada kades terpilih diantaranya kades harus menggunakan pakaian beserta atribut resmi.
“Untuk biaya pembuatan baju, ditanggung Pemerintah Daerah. Makanya hari ini kami mengukur pakaian para kades,” tutur Hulaimi.
Karena pelantikan akan dilakukan di ibu kota Kabupaten, lanjut Hulaimi, DPMD meminta meminta para kades untuk mempersiapkan diri sebelum hari pelantikan.
“Nanti kami akan gelar gladi bersih. untuk tanggal pelantikan masih belum ditentukan,” katanya.
Hulaimi juga mengimbau para kades hanya membawa satu pendamping (istri/suami/keluarga terdekat) sehingga tidak menimbulkan kerumunan massa yang bisa memicu klaster baru penyebaran Covid-19.
Salah satu kades terpilih di Kecamatan Tanah Grogot, Dody Ismau yang merupakan kades Tapis terpilih, mengatakan dirinya siap untuk dilantik sehingga bisa segera menjalankan roda pemerintahan di desa tersebut.
“Alhamdulilah saya pribadi siap dilantik sehingga bisa segera bekerja,” ucapnya. (adv)






