
MNEWSKALTIM.COM, TANA PASER – Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Kabupaten Paser melaksanakan vaksinasi massal Covid-19 terhadap pedagang Pasar yang masuk dalam kategori pelayan publik.
Vaksinasi massal para pedagang itu dipusatkan di Pasar Induk Panyembolum Senaken di Desa Senaken, Kecamatan Tanah Grogot, Selasa (8/6/2021).
Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Paser Amir Faisol mengatakan Satgas berupaya untuk memperluas cakupan vaksinasi pelayan publik yang persentase nya masih menyentuh angka 41 persen.
“Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan cakupan vaksinasi Covid-19 di Kabupaten Paser dapat meningkat,”
Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Paser Amir Faisol
Amir menjelaskan, vaksinasi massal yang melibatkan Dinas Kesehatan Paser dengan Polres Paser dan Kodim 0904 Tanah Grogot ini menargetkan 1200 pedagang akan menerima suntikan vaksin.
“Ini adalah upaya Satgas untuk mendekatkan titik pelayanan vaksinasi ke para pedagang agar mudah mendapatkan vaksin Covid-19,” ucapnya.
Selain melakukan vaksinasi pelayan publik, lanjut Amir, Satgas juga terus melakukan vaksinasi para lanjut usia (lansia) dalam upaya memutus mata rantai penyebaran Covid-19.
“Angka cakupan lansia masih terbilang rendah. Sesuai instruksi Bupati Paser, seluruh OPD diminta menjalin koordinasi dan kerjasama semua pihak untuk mensukseskan vaksinasi di Kabupaten Paser,” terangnya.
Baca Juga :
- Tak Sekadar Tuan Rumah, Bupati Fahmi Siap Adu Bet Tenis Meja dengan Atlet Mancanegara di Paser ITTC 2026
- PTPN Buka Peluang Lepas 240 Hektare Lahan di Desa Damit, Pemkab Paser Diminta Segera Bentuk Tim
- Tak Hanya Tuan Rumah, Bupati Fahmi Siap Turun Bertanding Lawan Atlet Mancanegara di Paser ITTC 2026
- Paser Bersiap Mendunia! Ratusan Atlet dari 5 Negara Siap Bertarung, Bupati: Jangan Sampai Mereka Kapok Datang ke Sini
- NISN Luar Daerah dan Berkas Tidak Valid Jadi Kendala Utama SPMB SMKN 1 Tanah Grogot, Orang Tua Diminta Bersiap
Terkait adanya keengganan sebagian masyarakat dalam menerima vaksinasi Covid-19, Amir mengakui, pihaknya sangat memahami kondisi psikologis yang dirasakan masyarakat yang menolak.
“Kami memahami berita hoax mengenai vaksin ini luar biasa kencang, sehingga Satgas akan terus melakukan upaya edukasi dan sosialisasi secara masif agar pemahaman masyarakat terhadap manfaat vaksinasi Covid-19 meningkat,” kata Amir. (adv)






