
MNEWSKALTIM.COM, TANA PASER – Sebanyak lima puskesmas di Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur karena sejumlah tenaga kesehatannya terkonfirmasi positif Covid-19.
Dilansir dari antaranews.com, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Penajam Paser Utara Jense Grace Makisurat mengatakan banyak tenaga medis di lima puskesmas itu yang terkonfirmasi positif Covid-19.
“Puskesmas yang direkomendasikan ditutup yakni Puskesmas Sepaku I, Maridan, Sotek, Babulu dan Puskesmas Waru,”
Kadinkes Kabupaten Penajam Paser Utara Jense Grace Makisurat
Grace Makisurat menyebut data terakhir ada sekitar 40 tenaga medis yang terpapar corona di lima puskesmas itu.
“Kami akan tutup lima puskesmas. 40 tenaga kesehatan yang terpapar di puskesmas itu di luar tenaga kesehatan di Rumah Sakit Umum Daerah atau RSUD Ratu Aji Putri Botung,” ucapnya.
Grace Makisurat mengatakan pihaknya juga mengalami kesulitan untuk melakukan perekrutan tenaga kesehatan baru.
Hal tersebut disebabkan anggaran yang tersedia saat ini sangat terbatas.
Baca Juga :
- Asap Karhutla Mulai Ganggu Warga, IMM Paser Turun Bagikan Masker
- DPRD Paser Apresiasi Kideco Run 2026, Dorong Budaya Olahraga dan Kebersamaan
- DPRD Paser Perdalam Raperda Penanggulangan Kemiskinan, Data Terpadu Jadi Perhatian
- DPRD Paser Setujui Perubahan Perda Pajak dan Retribusi, Dorong PAD Lebih Optimal
- DPRD Paser dan BPJS Ketenagakerjaan Bahas Perlindungan Pekerja, Sektor Konstruksi Jadi Perhatian
Grace Makisurat menyampaikan lonjakan kasus Covid-19 di beberapa kecamatan terjadi baru-baru ini karena dipicu kegiatan masyarakat seperti pernikahan yang tak menerapkan protokol kesehatan.
Beberapa kecamatan pun masuk zona merah atau risiko tinggi penularan, di antaranya di Penajam, Waru dan Sepaku.
(ant)






