
MNEWSKALTIM.COM, TANA PASER – Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (Diskominfostaper) Kabupaten Paser menggelar acara silaturahmi berupa coffee morning bersama para wartawan yang betugas di Paser, Rabu (15/9/2021).
Kegiatan yang berlangsung di Kantor Diskominfostaper itu dihadiri Kepala Diskominfostaper Paser Ina Rosana, Kabid Komunikasi Informasi Publik Husriansyah, Plt Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan Abdul Kadir serta sejumlah wartawan dari media cetak, online dan elektronik.
Kepala Diskominfostaper Paser Ina Rosana mengatakan bahwa wartawan dan Diskominfostaper adalah satu keluarga besar yang memiliki hubungan kerja sangat erat dalam menyebarluaskan informasi kepada masyarakat.
“Kita ini merupakan rekan kerja dalam mendukung penyampaian informasi pembangunan oleh Pemkab Paser, baik yang sudah, sedang, atau yang akan dilaksanakan,”
Kepala Diskominfostaper Paser, Ina Rosana
Menurutnya, keberadaan media atau wartawan saat ini sangat penting bagi pemerintah untuk mendukung dan mendorong kemajuan pembangunan di daerah menuju visi Paser MAS.
“Melalui sinergitas yang terbangun ini, tentunya apa yang menjadi visi Paser yang Maju Adil dan Sejahtera dapat diwujudkan bersama,” ucapnya.
Ina juga mengapresiasi dukungan media sebagai jembatan informasi antara pemerintah dan masyarakat dalam pemberitaan kegiatan-kegiatan pembangunan oleh Pemkab Paser.
“Dengan dukungan media, hasil pembangunan pemerintah dapat diketahui dan dirasakan oleh masyarakat,” ungkapnya.
Baca Juga :
- Ketua Ombudsman RI Diciduk Kejagung, Diduga Terima Rp1,5 Miliar Terkait Kasus PNBP
- Bawaslu Paser Gencarkan Edukasi Demokrasi, Perkuat Peran Generasi Muda Mengawal Pemilu 2029
- Ratusan Bibit Anggrek dan Aglaonema Ilegal Digagalkan di Pelabuhan Trisakti, Karantina Kalsel Perketat Pengawasan
- Rakorda Kaltim di Paser: Data Bencana 2025 Jadi Alarm Keras untuk Daerah
- Bawaslu Paser Gandeng Pelajar dan Mahasiswa Kawal Pemilu 2029
Dia juga mengingatkan, media sudah harus mulai mempersiapkan diri menghadapi dinamika dan tantangan pers yang cukup cepat, terlebih di era digitalisasi seperti saat ini.
“Yang paling penting juga adalah bagaimana menjalankan media dan profesi wartawan sesuai kode etik jurnalistik yang ada,” kata Ina. (rih)






