
MNEWSKALTIM.COM, PENAJAM— Dinas Kesehatan Kabupaten Penajam Paser Utara, Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) menyatakan, vaksinasi di daerah itu mulai menyasar kelompok ibu hamil sebagai bagian dari upaya mewujudkan kekebalan komunal dari penularan COVID-19.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Penajam Paser Utara, Jense Grace Makisurat, mengatakan, pemerintah mempunyai kebijakan memberikan vaksinasi kepada ibu-ibu yang sedang hamil untuk menekan penularan COVID-19 di daerah itu.
“Ibu-ibu hamil di Kabupaten Penajam Paser Utara diharapkan mau melakukan vaksinasi, untuk mencegah penularan COVID-19,”
Kadinkes PPU Jense Grace Makisurat
Hingga saat ini belum diketahui kapan pandemi virus corona baru tersebut berakhir. Surat Edaran Kementerian Kesehatan Nomor HK.02.01/I/2007/2021 menyebutkan ibu hamil salah satu sasaran prioritas vaksinasi.
Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara, bekerja sama dengan Badan Intelijen Negara Daerah (Binda) Kalimantan Timur melakukan vaksinasi bagi pelajar dan santri. Vaksinasi massal yang diadakan di SMA Negeri 1 dan Pondok Pesantren Syekh Muhammad Arsyad Al Banjiri Kabupaten Penajam Paser Utara tersebut, juga melibatkan unsur TNI/Polri.
Baca Juga :
- Rutan Tanah Grogot Gelar Razia Blok Hunian Bersama TNI-Polri, Target Utama Bersih
- Bobol Brankas Riza Phone Tanah Grogot, Pria Asal Jone Gasak 34 HP Senilai Rp119 Juta
- Remaja Masjid Agung Nurul Falah Aktif Bantu Pelaksanaan Kurban Iduladha 1447 H
- Refleksi Profesi Menuju Konferkab PWI (Paser 2026-2029)
- 19 Sapi dan 9 Kambing Siap Dikurbankan di Masjid Agung Nurul Falah Paser
“Binda Kalimantan Timur menyiapkan 7.000 dosis vaksin COVID-19, untuk pelajar dan santri di Kabupaten Penajam Paser Utara,” kata Grace Makisurat.
Kegiatan vaksinasi di SMA Negeri 1, Binda Kalimantan Timur menyiapkan 3.500 dosis vaksin, sedangkan di Pesantren Al Banjari 3.500 dosis vaksin. Ia mengakui meskipun sosialisasi vaksinasi relatif minim, para pelajar dan santri antusias mendaftar dan mengikuti vaksinasi tersebut. (*)






