
MNEWSKALTIM.COM, YOGYAKARTA – Bupati Paser dr Fahmi Fadli mengingatkan kepada para kepala desa untuk tidak berfikir politik dulu tetapi mengutamakan pelayanan prima ke warganya.
Pesan itu disampaikan Bupati dalam Diklat peningkatan aparatur desa yang diikuti 67 kepala desa di lingkungan pemerintah kabupaten Paser, di Balai Pemerintahan Desa Kemendagri Yogyakarta, Senin (8/11/2021).
“Saat ini belum waktunya berfikir politik, masih jauh, layani dulu warganya dengan baik, ”
Bupati Paser dr Fahmi Fadli
Bupati Fahmi Fadli dihadapan kepala desa hasil Pilkades serentak itu meminta agar tidak membedakan pelayanan kepada warganya.
”Beri perlakuan yang sama. Jangan karena kades dipilih langsung, lalu setelah terpilih membeda-bedakan pelayanan kepada mereka yang tidak memilihnya,” katanya.
Baca Juga :
- DPRD Paser Apresiasi Kideco Run 2026, Dorong Budaya Olahraga dan Kebersamaan
- DPRD Paser Perdalam Raperda Penanggulangan Kemiskinan, Data Terpadu Jadi Perhatian
- DPRD Paser Setujui Perubahan Perda Pajak dan Retribusi, Dorong PAD Lebih Optimal
- DPRD Paser dan BPJS Ketenagakerjaan Bahas Perlindungan Pekerja, Sektor Konstruksi Jadi Perhatian
- DPRD Paser Siapkan Payung Hukum Fasilitasi Pesantren, Pansus II Mulai Serap Masukan
Menurut Fahmi, ketika seorang kepala desa terpilih dan dilantik, maka telah menjadi milik semua warga di desa tersebut.
“Kades harus bisa merangkul semua warga dan memberikan pelayanan publik yang sama,” kata Fahmi. (sas)







