
MNEWSKALTIM.COM, PASER – Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Paser, mengimbau warga tetap waspada dari ancaman kebakaran di saat bulan Ramadan.
“Kami mengajak seluruh warga Paser agar bersama-sama meningkatkan kewaspadaan terjadinya kebakaran yang terjadi akibat kelalaian atau kesengajaan,”
Kepala Dinas Damkar Kabupaten Paser, M. Lukman Dharma
Menurut mantan Camat Long Ikis tersebut, ada beberapa penyebab kebakaran yang sebaiknya harus diperhatikan dan diketahui agar terhindar dari bencana ini.
“Pertama, sebaiknya jauhkan bahan-bahan atau gas yang mudah terbakar dari sumber panas api,” ucapnya.
Selanjutnya, memastikan peralatan listrik atau kompor yang telah selesai digunakan telah dicabut atau dimatikan sebelum meninggalkan rumah.
“Termasuk tidak menumpuk stok kontak ketika menggunakan listrik karena bisa menjadi salah satu sumber terjadinya kebakaran karena pemakaian listrik yang berlebih,” jelasnya.
Baca Juga :
- Tak Sekadar Tuan Rumah, Bupati Fahmi Siap Adu Bet Tenis Meja dengan Atlet Mancanegara di Paser ITTC 2026
- PTPN Buka Peluang Lepas 240 Hektare Lahan di Desa Damit, Pemkab Paser Diminta Segera Bentuk Tim
- Tak Hanya Tuan Rumah, Bupati Fahmi Siap Turun Bertanding Lawan Atlet Mancanegara di Paser ITTC 2026
- Paser Bersiap Mendunia! Ratusan Atlet dari 5 Negara Siap Bertarung, Bupati: Jangan Sampai Mereka Kapok Datang ke Sini
- NISN Luar Daerah dan Berkas Tidak Valid Jadi Kendala Utama SPMB SMKN 1 Tanah Grogot, Orang Tua Diminta Bersiap
Kemudian, lanjutnya, dengan membersihkan ilalang kering yang tumbuh disekitar tempat tinggal yang bisa memicu potensi bahaya kebakaran.
“Dan yang terakhir, agar memiliki alat pemadam api ringan (APAR) atau alat pemadam tradisional lainnya apabila
sewaktu-waktu terjadi ancaman bahaya kebakaran,” ujarnya.
Jika terdapat insiden kebakaran di sekitar wilayah warga setempat, Lukman meminta untuk secepatnya menginformasikan atau menghubungi call center milik Damkar Paser.
“Silahkan bisa menghubungi Damkar Paser di nomor 054321113 sehingga penanganan bisa secepatnya dapat dilakukan,” kata Lukman. (sas)






