
MNEWSKALTIM.COM, BALIKPAPAN – Ratusan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Kota Minyak, menggelar aksi unjuk rasa di depan Gedung DPRD Balikpapan Kalimantan Timur (Kaltim), Senin (11/4/2022).
Aksi massa ini menyampaikam tuntutan yang sama dengan gerakan mahasiswa lain di gelar di bberagai daerah di Indonesia, termasuk di Gedung DPR RI Jakarta.
Mereka mengawali gerakannya dengan berkumpul di simpang Plaza Balikpapan sekira pukul 14.20 Wita. Kemudian massa melanjutkan aksi long march menuju halaman depan Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Balikpapan dengan membawa spanduk.
Baca Juga :
- Tak Sekadar Tuan Rumah, Bupati Fahmi Siap Adu Bet Tenis Meja dengan Atlet Mancanegara di Paser ITTC 2026
- PTPN Buka Peluang Lepas 240 Hektare Lahan di Desa Damit, Pemkab Paser Diminta Segera Bentuk Tim
- Tak Hanya Tuan Rumah, Bupati Fahmi Siap Turun Bertanding Lawan Atlet Mancanegara di Paser ITTC 2026
- Paser Bersiap Mendunia! Ratusan Atlet dari 5 Negara Siap Bertarung, Bupati: Jangan Sampai Mereka Kapok Datang ke Sini
- NISN Luar Daerah dan Berkas Tidak Valid Jadi Kendala Utama SPMB SMKN 1 Tanah Grogot, Orang Tua Diminta Bersiap
Sejumlah poin tuntutan dibawa para mahasiswa ini. Tuntutannya antara lain penolakan perpanjangan masa jabatan presiden dan penundaan Pemilu 2024. Kemudian, menolak dan membatalkan kenaikan BBM serta PPN 11 persen.
Sementara itu, aparat gabungan dikerahkan untuk mengamankan aksi damai ini. Sebanyak 683 personel gabungan Polri, TNI dan Satpol PP dikerahkan dalam pengamanan massa.
“Kami terjunkan 683 personel gabungan untuk mengamankan aksi damai ini,”
Kapolresta Balikpapan Kombes Pol V Thirdy Hadmiarso, Senin (11/4/2022)
Sejumlah kendaraan anti huru hara bersiap di lokasi unjuk rasa. Kawat berduri juga terpasang di depan gedung DPRD Kota Balikpapan. Mobil water canon dan pemadam kebakaran turut di siapkan guna mengantisipasi adanya potensi terburuk. (*)






