
MNEWSKALTIM.COM, BALIKPAPAN – Ratusan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Kota Minyak, menggelar aksi unjuk rasa di depan Gedung DPRD Balikpapan Kalimantan Timur (Kaltim), Senin (11/4/2022).
Aksi massa ini menyampaikam tuntutan yang sama dengan gerakan mahasiswa lain di gelar di bberagai daerah di Indonesia, termasuk di Gedung DPR RI Jakarta.
Mereka mengawali gerakannya dengan berkumpul di simpang Plaza Balikpapan sekira pukul 14.20 Wita. Kemudian massa melanjutkan aksi long march menuju halaman depan Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Balikpapan dengan membawa spanduk.
Baca Juga :
- Mulai 8 Juni, Polres Paser Gelar Operasi Patuh Mahakam 2026, Penindakan ETLE Jadi Prioritas
- Rutan Tanah Grogot Gelar Razia Blok Hunian Bersama TNI-Polri, Target Utama Bersih
- Bobol Brankas Riza Phone Tanah Grogot, Pria Asal Jone Gasak 34 HP Senilai Rp119 Juta
- Remaja Masjid Agung Nurul Falah Aktif Bantu Pelaksanaan Kurban Iduladha 1447 H
- Refleksi Profesi Menuju Konferkab PWI (Paser 2026-2029)
Sejumlah poin tuntutan dibawa para mahasiswa ini. Tuntutannya antara lain penolakan perpanjangan masa jabatan presiden dan penundaan Pemilu 2024. Kemudian, menolak dan membatalkan kenaikan BBM serta PPN 11 persen.
Sementara itu, aparat gabungan dikerahkan untuk mengamankan aksi damai ini. Sebanyak 683 personel gabungan Polri, TNI dan Satpol PP dikerahkan dalam pengamanan massa.
“Kami terjunkan 683 personel gabungan untuk mengamankan aksi damai ini,”
Kapolresta Balikpapan Kombes Pol V Thirdy Hadmiarso, Senin (11/4/2022)
Sejumlah kendaraan anti huru hara bersiap di lokasi unjuk rasa. Kawat berduri juga terpasang di depan gedung DPRD Kota Balikpapan. Mobil water canon dan pemadam kebakaran turut di siapkan guna mengantisipasi adanya potensi terburuk. (*)






