
MNEWSKALTIM.COM, PASER – Siswa jenjang Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kabupaten sudah mulai menerapkan pembelajaran dengan implementasi Kurikulum Merdeka.
Wakil Bupati Paser Syarifah Masitah Assegaf menilai penerapan kurikulum ini berdampak positif dalam mengembangkan aspek keterampilan dan karakter sesuai nilai-nilai kehidupan bangsa
Hal itu disampaikan Masitah saat menerima kunjungan Kepala Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Kaltim Dr. Khairullah yang didampingi Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan M.Yunus Syam, Kamis (21/7/2022).
“Kurikulum ini sederhana namun tepat sasaran dalam rangka pemulihan pembelajaran pasca pandemi Covid-19,”
Wabup Paser, Syarifah Masitah Assegaf
Masitah menyatakan Pemkab Paser sangat mendukung implementasi kurikulum merdeka. Mengingat penerapan kurikulum ini lebih fleksibel dan membuat proses belajar yang lebih menyenangkan bagi siswa dan juga guru.
Baca Juga :
- Tak Sekadar Tuan Rumah, Bupati Fahmi Siap Adu Bet Tenis Meja dengan Atlet Mancanegara di Paser ITTC 2026
- PTPN Buka Peluang Lepas 240 Hektare Lahan di Desa Damit, Pemkab Paser Diminta Segera Bentuk Tim
- Tak Hanya Tuan Rumah, Bupati Fahmi Siap Turun Bertanding Lawan Atlet Mancanegara di Paser ITTC 2026
- Paser Bersiap Mendunia! Ratusan Atlet dari 5 Negara Siap Bertarung, Bupati: Jangan Sampai Mereka Kapok Datang ke Sini
- NISN Luar Daerah dan Berkas Tidak Valid Jadi Kendala Utama SPMB SMKN 1 Tanah Grogot, Orang Tua Diminta Bersiap
Dia berharap, kurikulum merdeka ini mampu menyiapkan Sumber Daya Manusia (SDM) Kabupaten Paser yang berdaya saing dan lebih berkualitas sejalan dengan visi Paser MAS (Maju, Adil, Sejahtera).
“Kurikulum ini memberikan kebebasan bagi semua komponen satuan pendidikan, mulai dari sekolah, guru, dan siswa, dan ini mengubah konsep pembelajaran kita menjadi berdaya saing dan berkualitas,” kata Wabup. (rh)






