
MNEWSKALTIM.COM, PASER – Sadurengas Festival 2022 yang digelar selama tiga hari sejak tanggal 8 sampai dengan 10 Desember 2022 berlangsung meriah dengan berbagai pertunjukan seni budaya.
Kegiatan yang dipusatkan di kawasan Museum Sadurengas, Jalan Keraton, Desa Pasir Belengkong, Kecamatan Paser Belengkong ini sebagai upaya melestarikan dan menumbuhkan kecintaan masyarakat akan kebudayaan Paser.
“Festival ini bertujuan menumbuhkan minat masyarakat terhadap seni dan budaya dengan membangun kebersamaan komunitas pecinta seni dengan masyarakat,”
Ketua Panitia Sadurengas Festival 2022, Rudy Nurinsyah
Menurut Rudy, perhelatan yang menyajikan beragam kegiatan ini juga digelar guna mengingatkan kembali kenangan tempo dulu, ditengah perkembangan teknologi.
“Festival yang bertajuk Paser Tempo Doeloe, untuk mengingat kembali adanya identitas diri ditengah gempuran modernisasi ditengah masyarakat,” terangnya.
Beberapa kegiatan dalam festival ini seperti penampilan tari dan musik berbagai etnis, olahraga tradisional, pameran foto Kabupaten Paser tempo dulu, dan kuliner khas daerah.
Baca Juga :
- Tak Sekadar Tuan Rumah, Bupati Fahmi Siap Adu Bet Tenis Meja dengan Atlet Mancanegara di Paser ITTC 2026
- PTPN Buka Peluang Lepas 240 Hektare Lahan di Desa Damit, Pemkab Paser Diminta Segera Bentuk Tim
- Tak Hanya Tuan Rumah, Bupati Fahmi Siap Turun Bertanding Lawan Atlet Mancanegara di Paser ITTC 2026
- Paser Bersiap Mendunia! Ratusan Atlet dari 5 Negara Siap Bertarung, Bupati: Jangan Sampai Mereka Kapok Datang ke Sini
- NISN Luar Daerah dan Berkas Tidak Valid Jadi Kendala Utama SPMB SMKN 1 Tanah Grogot, Orang Tua Diminta Bersiap
Adapula lapak baca dan melukis, tari kolosal hingga penampilan oleh para penyanyi lokal dulu dan melibatkan berbagai seniman dan budayawan yang ada di daerah.
“Yang pasti kami sebagai pemuda punya mimpi yang besar terhadap daerah, sehingga semua elemen dari beragam kreatifitas berkolaborasi dalam kegiatan ini,” tuturnya. (rh)






